Musim Belum Mulai, Bos Tim MotoGP Yamaha "Resign"

Kompas.com - 23/01/2019, 09:42 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com - Tim balap Yamaha tengah bersiap menghadapi musim 2019. Namun kompetisi belum dimulai, Yamaha justru mendapatkan kejutan dengan pengunduran diri Project Leader, Kouji Tsuya.

Dikutop dari Motorsport.com, Rabu (23/1/2019), posisi Tsuya akan digantikan oleh Takahiro Sumi. Sebelumnya, Sumi memimpin divisi sasis di tim MotoGP Yamaha tersebut.

Pengunduran diri Tsuya ini banyak dikaitkan dengan performa tim Yamaha selama 2018. Musim lalu Yamaha sulit bersaing dan hanya mencatatkan kemenangan di Phillip Island oleh Maverick Vinales.

Dari sisi klasemen pabrikan, Yamaha mendapatkan posisi ketiga, di bawah Honda dan Ducati yang beberapa musim tampil kompetitif. Ini tentu mengecewakan sebab Yamaha terkenal dengan tim kuat yang kerap berada di posisi pertama dan kedua.

Baca juga: Meski Mirip, Simak Perbedaan Yamaha Xabre dan MT-15

Project Leader tim Yamaha MotoGP Kouji Tsuya mengundurkan diriMotorsport.com Project Leader tim Yamaha MotoGP Kouji Tsuya mengundurkan diri

Penggemar MotoGP mencatat, Tsuya sempat meminta maaf kepada Maverick Vinales dan juga Valentino Rossi saat GP Austria. Saat itu Yamaha bahkan tidak bisa masuk dalam 10 besar saat kualifikasi. Dari sini banyak yang menilai, tim Yamaha memang tengah kesulitan untuk berkompetisi.

Tsuya sendiri bergabung dengan Yamaha sebagai Tachnical Chief pada 2017 lalu. Ia menggantikan Kouichi Tsuji yang mencatatkan hasil apik selama menjabat. 

Namun sayangnya performa Yamaha menurun dan selalu kesulitan menghadapi Honda dan Ducati. Bahkan tim Yamaha harus puasa kemenangan selama 25 seri sebelum Vinales menjuarai Phillip Island 2018 lalu.

Sumi sendiri masuk dengan harapan tinggi agar Yamaha kembali bangkit. Ia diharapkan dapat membuat Yamaha seperti saat dipimpin Masao Furusawa dan Masahiko Nakajiwa yang membawa tujuh gelar juara MotoGP bersama Rossi dan Jorge Lorenzo.

Yamaha berencana untuk memperkenalkan warna baru tim yang mendapat sponsor baru Monster Energy, di Jakarta, 4 Februari mendatang. Patut disimak bagaimana strategi mereka terhadap mesin baru tersebut untuk menghindar dari kondisi seperti 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.