Aturan Ganjil Genap Tak Pengaruhi Jualan Mobil

Kompas.com - 21/01/2019, 10:24 WIB
Tes drive Mitsubishi Xpander Tes drive Mitsubishi Xpander

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Peraturan lalu lintas ganjil genap sudah berlangsung beberapa waktu di DKI Jakarta. Peraturan yang bertujuan untuk mengurangi volume kendaraan ini dianggap berhasil mengurangi tingkat kemacetan di beberapa titik.

Tapi apa benar peraturan ini membuat penjualan mobil juga terpengaruh? Hal ini dibantah Head of Sales and Marketing Region 1 Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Budi Darmawan Daulay. Peraturan ganjil genap tidak berpengaruh pada penjualan mobil, terutama di Mitsubishi.

“Kalau dilihat dari penjualan, kami memang ada pertumbuhan positif. Tapi kami tidak melihat ini dari isu ganjil genap membuat penurunan permintaan atau kenaikan. Tidak ada,” ucap Budi saat ditemui Sabtu (19/1/2019).

Budi mengungkapkan, pada area perkotaan, kendaraan menjadi kebutuhan masyarakat. Ini yang membuat angka penjualan kendaraan di kota-kota besar tidak terpengaruh peraturan ganjil genap.

Hasil Klasemen Akhir 2018, Avanza Kalahkan Xpander

“Tidak ada pengaruhnya. Untuk ke depannya kami melihat posifit dan tidak ada pengaruh signifikan. Jika melihat negara-negara maju yang sektor transportasi massalnya cukup baik pun, pertumbuhan penjualan mobil masih baik,” ucap Budi.

Khusus capaian di Jabodetabek, Mitsubishi berhasil menjual dua model andalan mereka dengan hasil yang cukup baik yakni Xpander dan Pajero Sport. Xpander terjual sebanyak 28.892 unit dan Pajero Sport sebanyak 8.420 unit di Jabodetabek sepanjang 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X