Ingat Lagi Pentingnya "Spooring" Roda Mobil

Kompas.com - 18/01/2019, 17:32 WIB
Proses spooring dengan sensor dan komputer di Tirezone.Donny Apriliananda Proses spooring dengan sensor dan komputer di Tirezone.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain balancing, bentuk perawatan lain pada roda mobil adalah spooring. Perlu diketahui, meski konteksnya sama-sama perawatan, tapi secara pengerjaan dan fungsinya berbeda.

Balancing berguna untuk kemenyelaraskan kembali titik atas-bawah atau kiri-kanan tiap roda. Sementara spooring berguna untuk mengembalikan sudut toe dan chamber yang bergeser karena pemakaian pada posisi standar pabrikan.

Menurut Kepala Cabang Auto2000 Cikaran Indah Yuliana, proses spooring dilakukan saat pengendalian pada mobil mulai tidak stabil, dan proses ini biasanya dilakukan usai roda di balancing.

Baca juga: Pentingnya Mengembalikan Keseimbangan Roda Mobil

"Akibat faktor pemakaian seperti jalan bergelombang atau berlubang membuat kerja roda makin berat. Tanpa disadari pemilik mobil, kondiis tadi memungkinkan untuk menyebabkan terjadinya perubahan atau pergeseran pada bagian roda, dalam hal ini seperti toe dan chamber," kata Indah beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Untuk mengenali gejala mobil harus di spooring, menurut Indah tidak sulit untuk dilakukan. Paling mudah ketika saat merasakan perbedaan kendali saat berkendara, contohnya seperti setir yang berbelok sendiri atau tidak lurus ketika berjalan.

Layar monior yang menunjukkan posisi ban apakah sudah sesuai standar yang ditentukan. Ghulam/Otomania Layar monior yang menunjukkan posisi ban apakah sudah sesuai standar yang ditentukan.

Bila sudah merakan kondisi tersebut, disarankan pemilik mobil untuk segera melakukan pengecekan di bengkel resmi atau spesialis kaki-kaki. Bila memaksa untuk terus digunakan, maka kerugian terbesar bisa membuat permukaan ban mengalami keausan pada satu sisi.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Mobil Butuh Spooring Balancing

"Kondisi kemudi yang terasa menarik di satu sisi terjadi akibat setelan toe in-out serta chamber dan caster-nya mengalami pergeseran atau berubah dari posisi standar. Biasanya tidak hanya kemudi yang akan terasa tertarik, bila sudah parah bisa diikuti dengan getaran yang sangat menggangu pada kemudi saat berkendara," ucap Indah.

Indah menyarankan pemilik mobil untuk melakukan perawatan spooring secara berkala layaknya balancing. Dengan demikian, kestabilan mobil tetap terjaga sehingga tidak menggangu kenyamanan dan keamanan ketika berkendara.




Close Ads X