Ojek Online Harus Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kompas.com - 17/01/2019, 13:01 WIB
Zainul Abidin, guru honorer di Kabupaten Jombang yang bertugas sejak tahun 2004, memanfaatkan waktu di luar jam mengajar untuk bekerja sebagai driver ojek online. KOMPAS.com/Moh. SyafiiZainul Abidin, guru honorer di Kabupaten Jombang yang bertugas sejak tahun 2004, memanfaatkan waktu di luar jam mengajar untuk bekerja sebagai driver ojek online.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri menghimbau agar para pengendara ojek online bisa menjadi bagian dari pelopor keselamatan berlalu lintas. Hal tersebut agar membantu menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Himbauan tersebut disampaikan Refdi dalam acara rapat koordinasi "Milenial Road Safety Festival" di Gedung NTMC Polri, Kamis (27/2/2019).

"Jadi harus sama-sama menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya. Taati semua peraturan dan rambu lalu lintas yang ada," ujar jenderal bintang dua itu kepada awak media.

Sekarang ini, keberadaan ojek online memang masih menjadi perdebatan sejumlah orang. Terlepas dari itu, sangat penting untuk selalu menciptakan suasana aman dan tertib selama berlalu lintas.

Baca juga: Demi Keselamatan, Menhub Minta Ojek "Online" Kurangi Kecepatan

"Kami juga akan menghimbau langsung agar para pengendara ojek online ini ketika berkendara selalu tertib dan jangan melanggar aturan lalu lintas, karena dampaknya juga begitu fatal," ucap Refdi.

Selain karena manusia, penyebab kecelakaan lalu lintas juga bisa disebabkan beberapa faktor seperti kondisi jalan, cuaca, kendaraan serta masih banyak lagi yang lain. Namun, paling utama bisa diatasi dengan cara berperilaku tertib berlalu lintas.

"Terutama generasi milenial yang menjadi penerus kita. Mereka harus peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, karena korban kecelakaan lalu lintas juga banyak disumbangkan oleh usia produktif, yaitu 16-35 tahun," ujar Refdi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.