Komparasi Trans Jawa

Hitung Waktu Perjalanan Jalur Trans-Jawa, Tol Versus Pantura

Kompas.com - 15/01/2019, 09:32 WIB
Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.com Kompas.comSuasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.com

Jakarta, KOMPAS.com — Peresmian Tol Trans-Jawa yang membentang dari Merak sampai Probolinggo menjanjikan akses yang lebih baik bagi warga yang hendak melakukan perjalanan pulau terpadat di Indonesia. Fasilitas ini juga menjadi sejarah baru, terkoneksinya jalan bebas hambatan ( tol) di Pulau Jawa, sejak infrastruktur pertama Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) diresmikan Presiden Soeharto pada 1978.

Menandai sejarah ini, Kompas.com melakukan perjalanan komparasi antara tol (baru) dengan jalan biasa melintasi Jalur pantai utara (pantura). Perjalanan kami dari Jakarta menuju Surabaya, menggunakan dua mobil setipe, bertolak mulai dari Rest Area Tol Cikampek, Km 5, Kamis (3/1/2019).

Titik start di Km 57 menjadi pilihan paling logis mempertimbangkan proses konstruksi elevated road, LRT, dan kereta cepat yang masih berlangsung saat ini. Perjalanan dari Jakarta menuju Cikarang Barat, via Tol Cikampek, menjadi tak menentu waktu tempuhnya. Diputuskanlah Km 57 menjadi awal perjalanan Komparasi Trans-Jawa ini sehingga secara kualitatif lebih adil dalam perhitungan.

Baca juga: Komparasi BBM Xpander Melintasi Jalur Trans-Jawa, Tol Versus Reguler

Penghitungan waktu tempuh komparasi jalur Trans Jawa antara Tol dan Jalur Pantura, menggunakan stopwatch dan dihitung hanya perjalanan saja. Kompas.com Penghitungan waktu tempuh komparasi jalur Trans Jawa antara Tol dan Jalur Pantura, menggunakan stopwatch dan dihitung hanya perjalanan saja.

Dua Tim

Tim A akan melakukan melanjutkan perjalanan via tol yang sudah terkoneksi sampai Surabaya. Melintasi Cikarang Utama-Palimanan-Pemalang-Batang-Semarang Salatiga-Kartasura Wilangan-Kertosono Jombang –Mojokerto Surabaya.

Sementara tim B keluar tol dari Cikampek Barat, melanjutkan perjalanan via jalan biasa (non-tol), melintasi Subang-Indramayu-Cirebon-Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal-Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang-Tuban-Lamongabn-Gresik-Surabaya.

Kedua mobil melintasi jalan dengan karakter yang berbeda-beda. Tol dengan karakteristisk statis dan membosankan, sedangkan jalur pantura yang ramai dengan pengguna jalan lain, terutama kendaraan berukuran besar, seperti truk dan bus.

Lama perjalanan ini juga kami ukur menggunakan stopwatch. Supaya relatif adil, penghitungan waktu dilakukan hanya ketika mobil dalam kondisi berjalan. Maksudnya, ketika setiap tim harus minggir untuk istirahat atau berganti sopir, stopwatch akan dihentikan sementara (pause), kemudian dilanjutkan lagi penghitungan, begitu kembali berjalan.

Baca juga: Biaya Perjalanan Jalur Darat Trans-Jawa dalam 2 Skenario

Perjalanan dimulai dari titik KM 57, Tol Cikampek menuju Hotel Best Western, Surabaya. KOMPAS.com Perjalanan dimulai dari titik KM 57, Tol Cikampek menuju Hotel Best Western, Surabaya.

Waktu dan Jarak Tempuh

Dari perhitungan yang kami lakukan, ternyata terjadi perbedaan sangat kontras dalam hal waktu jarak tempuh antara kedua tim. Sudah pasti, tim A yang menggunakan jalur Tol Trans-Jawa tiba lebih dulu di Surabaya, menuju titik temu di Hotel Best Western, berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X