Terkena Hujan Abu Vulkanik, Perhatikan Kaca Kendaraan

Kompas.com - 27/12/2018, 13:02 WIB
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). KOMPAS/RIZA FATHONIAktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, beberapa wilayah di Provinsi Banten dan sekitarnya terkena hujan abu. Tercatat wilayah Serang, Cilegon tertutup abu vulkanik tipis.

Abu ini turun di mana saja, tidak terkecuali di atas kendaraan. Banyak kendaraan yang tertutup abu vulkanik tersebut.

Mengenai hal ini Christopher Sebastian, CEO Makko Group (pemegang beberapa merek perawatan kendaraan), angkat bicara terkait langkah tepat yang perlu dilakukan pemilik kendaraan terutama di bagian kaca

“Untuk pemilik kendaraan yang terkena hujan abu vulkanik, tidak disarankan langsung membersihkan dengan wiper. Sebab akan menimbulkan goresan halus di kaca,” ucap Christopher saat dihubungi Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Arti Livery Abu-abu di Motor Balap Ducati di MotoGP

Ilustrasi kaca mobil kotorwww.angieslist.com Ilustrasi kaca mobil kotor

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Christopher menyarankan agar pemilik kendaraan membesihkan dahulu permukaan kaca dengan air. Ini untuk melunturkan abu yang menempel di permukaan kaca kendaraan.

Permukaan kaca yang tergores dapat membuat pandangan berkurang. Ini tentu berbahaya bila menghadapi perjalanan di tengah hujan atau malam hari.

“Material debu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Ia punya bahan seperti serat kaca, serta pasir dengan bentuk yang tajam. Perhatian tidak hanya pada kaca depan tapi kaca belakang yang punya fitur wiper juga perlu dibersihkan terlebih dulu. Soalnya kadang terlupa,” ucap Christopher.

Lantas bila kaca kendaraan sudah terlanjur tergores, pemilik kendaraan dapat memilih mengganti kaca atau memperbaikinya.

“Tentu dengan kondisi goresan tidak terlalu dalam. Saat ini sudah ada teknologi dengan pemolesan khusus untuk menghilangkan goresan di kaca,” ucap Christopher.

Saat ini status Gunung Anak Krakatau masih waspada atau berada di level dua. Rekomendasi PVMBG, daerah berbahaya ada dalam radius 2 kilometer dari puncak kawah.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.