Kompas.com - 26/12/2018, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-tsunami Banten masyarakat kini sudah mulai melakukan pemulihan, termasuk evakuasi kendaraan bermotor. Mobil dan sepeda motor yang terendam air laut juga wajib segera ditangani.

Apabila tidak, kerusakan yang ditanggung akan menjadi lebih besar. Sebab, air laut sendiri memiliki kandungan garam sangat tinggi sehingga bisa menyebabkan korosi.

Selain harus pergi ke bengkel, pemilik kendaraan juga wajib meminta kepada mekanik untuk menguras oli mesin. Sebab, dikhawatirkan masih ada air yang tersisa atau mengendap di dalam penyimpanan oli.

Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Jakarta Utara, menjelaskan, pada intinya mobil yang sudah terendam air wajib menguras oli mesin, apalagi ketinggian airnya mencapai setengah bodi, potensi air masuk sangat tinggi.

Baca juga: Cara Diagnosa Kerusakan Mobil yang Terkena Tsunami

"Setelah dikuras, selanjutnya semprot menggunakan angin kompresor sampai air benar-benar bersih, tidak ada di ruang mesin oli tersebut," ujar Suparman belum lama ini kepada Kompas.com.

Menurut dia, apabila dalam pelumasan tersebut masih mengandung air, maka akan berpengaruh pada semua. Istilah sederhananya, kinerja pelumas tersebut menjadi tidak maksimal, karena yang seharusnya tidak ada air, malah terkontaminasi oleh air.

"Jika sudah tidak ada air lagi maka diperbolehkan mengisi oli yang baru," ucap Suparman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.