Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat

Kompas.com - 26/12/2018, 07:22 WIB
Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina mengklaim konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mengalami peningkatan pada arus balik libur Natal, Selasa (25/12/2018). Untuk jenis BBM terdiri dari bahan bakar bensin maupun untuk mobil bermesin diesel.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, menjelaskan, berdasarkan pengamatan dari satgas, peningkatan untuk BBM bensin sebesar 10 dialami oleh jenis Pertamax.

"Konsumen memilih Pertamax karena beberapa pertimbangan antara lain kesesuaian dengan spesifikasi mesin dan efisiensi penggunaan bahan bakar," ujar Adiatma dalam siaran resmi Pertamina, Selasa (25/12/2018).

Baca juga: Pertamina Siagakan 3.687 SPBU Jelang Natal dan Tahun Baru

Menurut Adiatma, meningkatnya Pertamax memang sudah sesuai dengan prediksi awal Pertamina. Namun selain Pertamax, jenis BBM solar yakni Pertamina Dex juga ikut mengalami kenaikan 9 persen.

Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU  34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU 34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).

Bahan bakar dengan spesifikasi cetane number 53 ini, diakui banyak dikonsumsi oleh mobil-mobil diesel sport utility vehicle (SUV) yang digunakan masyarakat untuk berlibur ke luar kota bersama kerabatan atau keluarga.

Selama periode Natal, Pertamina juga memprediksikan terjadi peningkatan konsumsi BBM jelang tahun baru. Ada tiga tanggal yang diperkirakan menjadi puncak konsumsi BBM menuju malam pergantian tahun.

"Pertamina memprediksi peningkatan konsumsi BBM akan terjadi lagi sekitar 27, 29, dan 31 Desember 2018. Setelai itu akan melonjak lagi pada pada 5 Januari 2018. Mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah menyiagakan seluruh sumber daya layanan retail dan menjaga ketersediaan stok BBM dalam posisi aman," ucap Adiatma.




Close Ads X