Lagi, Bocah Tewas Karena Terkunci di Dalam Mobil

Kompas.com - 22/12/2018, 07:02 WIB
Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus bocah terkunci dan meninggal di dalam mobil kembali terjadi, Kamis (20/12/2018). Kali ini korbannya menimpa dua anak-anak, satu korban berinisial MH (5) di temukan dalam kondisi tak bernyawa, sementara satunya lagi tak sadarkan diri.

Keduanya terkunci di dalam kabin Ford Fiesta milik tetanggan yang sudah dalam kondisi rusak dan terparkir pada sebuah lahan kosong di Karawaci, Tangerang. Menurut analisa kepolisan, korban tewas dikarenakan kehabisan oksigen setelah terkunci selama berjam-jam, sementara balita yang lain berhasil diselamatkan.

Kasus anak terkunci dan meninggal di dalam mobil bukan yang pertama kali terjadi. Pada Oktober 2018 lalu, kejadian serupa juga merenggut balita berusai 3,5 tahun di area parkir Apartemen Pluit Sea View, Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca juga: Waspada, Bocah Tewas Terjebak di Dalam Mobil Parkir

Meski pada kasus ini, mobil tersebut memang dibiarkan tak terkunci karena rusak, tapi pelajaran yang bisa ditarik adalah untuk selalu mengunci pintu. Karena dalam kondisi parkir dan mesin tak menyala pun mobil masih bisa menimbulkan bahaya.

Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi, mengatakan, baiknya mobil yang parkir atau sudah tidak digunakan lagi karena rusak harus tetap terkunci. Hal ini sangat disarankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ilustrasi anak ditinggalkan di dalam mobil.scarymommy.com Ilustrasi anak ditinggalkan di dalam mobil.
"Harusnya tetap dikunci, alasannya paling masuk akal yah untuk faktor keamanan. Jangankan di parkiran umum, di garasi sendiri saja baiknya mobil tetap dalam kondisi terkunci, karena dengan begitu mencegah sembarang orang untuk keluar masuk, dalam kasus kejadian seperti itu kan sangat berbahaya, khususnya anak-anak yang belum mengerti," ucap Anjar kepada Kompas.com, Jumat (21/12/2018).

Polisi memang menduga bila setelah masuk ke dalam kabin Fiesta yang dibiarkan tidak terkunci oleh tetangganya, kedua anak yang menjadi korban tersebut tidak bisa membuka pintu dari dalam. Dengan kondisi yang semuanya tertutup rapat, otomatis lama kelamaan mereka kehabisan oksigen.

Baca juga: Kronologi Bocah Tewas karena Terkunci di Dalam Mobil

Menurut Anjar, sangat wajar bila anak-anak tidak bisa membuka pintu mobil kembali dari dalam. Hal tersebut dikarenakan tidak mengerti cara membuka pintu yang ada di doortrim.

"Kemungkinan terbesar mereka tidak tahu dan mengerti gimana cara membukanya, kan itu juga bukan mobil mereka. Jadi baiknya biar bagaimana pun, usahakan untuk tetap mengunci pintu mobil dari luar meski hanya ditinggal sebentar sekalipun," ujar Anjar.

 




Close Ads X