MPV dan SUV Mendominasi Penjualan Toyota sampai November

Kompas.com - 10/12/2018, 08:22 WIB
Toyota Rush di IIMS 2018. KOMPAS.comToyota Rush di IIMS 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang akhir tahun beberapa produsen roda empat sudah bersiap berkaca dari hasil penjualan mereka sepanjang 2018. Salah satunya PT Toyota Astra Motor (TAM) yang mengumumkan wholesale periode Januari-November 2018, mencapai 325.500 unit.

“Di periode yang sama tahun lalu Toyota mencatatkan angka 347.626 unit. Untuk tahun ini jualannya masih terbanyak disumbang MPV dan kedua dari model SUV kami,” ucap PR Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Rouli H Sijabat saat ditemui bersama Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto pekan lalu.

Catatan untuk model MPV, pada periode Januari sampai November tahun ini menyumbang 62,6 persen dari total jualan Toyota. Segmen ini dilaporkan menurun dari kontribusi di periode yang sama tahun lalu sebesar 72,8 persen.

Model MPV yang mengalami peningkatan adalah Voxy. Tahun lalu MPV ini mencatat angka wholesale 700-an unit di periode Januari sampai November, tahun ini di periode yang sama menjadi 5.000-an unit.

Baca juga: Soal Bocoran Desain Avanza, Toyota Tampung Masukan Masyarakat

“Sama juga dengan Nav1 serta Alphard. Alphard kontribusinya 28 persen dengan catatan penjualan tahun lalu 3.500 unit naik menjadi 4.500 unit Januari sampai November,” ucap Rouli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk model SUV capaian tahun ini sebesar 21,3 persen dari total produk Toyota. Capaian ini naik sebesar 68,4 persen dari tahun lalu. Ini berkat kehadiran model baru seperti Rush dan CH-R.

Rush tercatat berkontribusi sebesar 71,5 persen dari total produk SUV Toyota. Tahun lalu di periode Januari sampai November SUV ini tercatat 19.052 unit, tahun ini sebanyak 49.650 unit.

Model SUV lain yang menyumbang catatan adalah Fortuner meski mengalami penurunan. Tahun ini sebanyak 19.000-an unit dari tahun lalu sebanyak 22.000-an unit.

“CH-R tercatat naik tinggi, karena tahun lalu hanya 1 unit untuk keperluan homologasi. Tahun ini di angka 436 unit hingga November. Artinya ini catatan selama 8 bulan karena dia baru dikenalkan April 2018,” ucap Rouli.

Soerjo berkomentar mengenai pasar MPV medium ke atas yang berkontribusi menyumbang angka penjualan. Menurutnya konsumen di level ini sensitif terhadap model baru.

“Mereka memang punya uang. Tapi menunggu sampai ada model yang dirasa cocok, bagus. Kalau belum, mereka menahan diri untuk membeli kendaraan,” ucap Soerjo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.