Begini Rasanya Pakai Yamaha R25 buat Harian

Kompas.com - 06/12/2018, 15:24 WIB
Yamaha YZF-R25 di tes Kompas.com Kompas.com/Setyo AdiYamaha YZF-R25 di tes Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - New YZF-R25 menjadi produk terbaru Yamaha di kelas motor sport 250 cc. Saudara kembar YZF-R3 yang diekspor ke Eropa ini sebelumnya sudah dijajal Kompas.com di sirkuit Sentul. Lantas bagaimana impresinya dipakai untuk harian?

Awak redaksi mendapat kesempatan untuk menjajal R25 terbaru ini selama beberapa hari. Dari segi desain, motor ini menjadi perhatian para penggemar motorsport di jalan yang kerap menengok untuk melihat desain dan juga penggunaan suspensi upside-down di depan.

Soal ergonomi selama penggunaan harian, memang agak sedikit kesulitan membawa motor berdimensi panjang 2.090 mm, lebar 730 mm dan tinggi 1.140 mm ini. Terutama di lalu lintas yang ramai serta kemacetan yang mewarnai Ibu Kota.

Lebar setang kemudi cukup mengakomodir handling selama berkendara. Tinggi kemudi yang diturunkan Yamaha 22 mm dari model terdahulu membutuhkan waktu untuk beradaptasi, karena penguji membawa tas punggung.

Modifikasi Plug & Play Ubah R25 Jadi Cafe Racer

Soal tinggi jok, rider dengan tinggi 170 cm tidak terlalu kesulitan menopang motor ini. Kebutuhan menopang motor dengan baik diperlukan terutama karena banyaknya kondisi lalu lintas stop & go yang ditemui.

Catatan khusus diberikan pada cluster meter R25 yang hadir full digital. Dalam cluster meter ini terdapat berbagai macam informasi yang dapat diakses pengendara dengan menekan tombol di bagian kiri bawah. 

Terdapat catatan odometer, jarak tempuh (trip), average fuel satu kali jalan, average fuel saat berkendara, speedometer, RPM, temperatur, bensin, serta jam. Hanya saja ketidakhadiran tombol akses menu-menu tersebut di batang kemudi.

Dari tombol-tombol di kemudi, Yamaha memberikan kemudahan berupa tombol starter 3 in 1 dimana terdapat fungsi cut off / on dan Starter engine dalam satu tombol. Pengoperasian tombol-tombol di kemudi membutuhkan waktu untuk penyesuaian terutama karena di sebelah kanan telah hadir tombol lampu hazard.

Penggunaan lampu LED di bagian depan cukup terang saat digunakan di malam hari. Sayang pengetesan tidak menemukan waktu berkendara di saat hujan untuk melihat efektifitas lampu ini dalam kondisi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X