Pemerintah Harap Industri Modifikasi Rangsang Perekonomian - Kompas.com

Pemerintah Harap Industri Modifikasi Rangsang Perekonomian

Kompas.com - 17/11/2018, 17:22 WIB
IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi. IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR-RI) Bambang Soesatyo, cukup terkesan melihat puluhan mobil modifikasi yang tampil di Indonesia Modification Expo (IMX) 2018. Bambang berharap bila pameran ini bisa terus berjalan dan bukan hanya jadi arena pamer, tapi bisa ikut mengairahkan sektor otomotif di Indonesia.

"Kalau dibandingkan 10 tahun lalu jauh sekali dengan sekarang. Melihat pameran saat ini perkembangannya luar biasa, kita lihat saja mobil yang dimodifikasi dan konsepnya sudah beragam," ucap Bambang kepada media di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Bambang menilai berkembangnya dunia modifikasi tidak lepas dari kreativitas para modifikator yang saat ini sudah cukup maju dalam menghasilkan karya. Apalagi ditunjang dengan kemudahan akses jaringan yang makin luas.

Baca juga: Perdana di Indonesia, IMX 2018 Resmi Dibuka

Menurut Bambang meminta para modifikator tidak cepat puas dan bisa terus mengembangkan potensi untuk bisa berkontribusi dalam industri otomotif. Apalagi pemerintah saat ini sedang giat-giatnya mendorong ekonomi kreatif.

“Pemerintah sedang giat-giatnya mendorong ekonomi kreatif dan ekspor, saya kira ini bisa ditopang lebih kuat lagi. Dengan begitu kita bisa mendapatkan devisa bagi negara," ucap Bambang.

IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi. IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi.
Kondisi ini pun sempat diutarakan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) Harjanto. Dengan gelaran IMX 2018, Harjato meminta untuk pelaku modifikator terus meningkatkan karya, dan yang paling utama tidak hanya soal tampilan tapi juga fungsi.

"Seperti diketahui, industri otomotif menjadi kontributor utama, jadi harus ditingkatkan lagi kedepan. Yang paling utama, modifikasi jangan hanya fashion saja, tapi juga harus diperhatikan fungsinya agar tetap nyaman digunakan," kata Harjanto.

 



Close Ads X