Tanggapan Royal Enfield Soal Wacana Wajib ABS

Kompas.com - 15/11/2018, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana sepeda motor wajib menggunakan anti-lock braking system (ABS) kembali bergulir. Alasan utama, karena motor masih menjadi penyumbang terbesar fatalitas kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Mengacu data yang dirilis Korlantas Polri, tahun lalu tercatat 135.883 kejadian. Penyebab utama karena faktor berkendara dan tidak taat terhadap peraturan lalu lintas.

Apabila wacara itu menjadi wajib, kata Ade Sulistioputra, Managing Director PT Distributor Motor Indonesia/Royal Enfield Indonesia sebagai agen pemegang merek (APM) tentunya akan ikut mendukung dan menyesuaikan.

Baca juga: Wacana Sepeda Motor Wajib ABS Kembali Bergulir

“Tentunya kita harus mengikuti semua peraturan itu. Apabila itu untuk keamanan tentunya harus didukung,” ucap Ade usai peluncuran Classic 500 Pegasus di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018) malam.

Royal Enfield Classic 500 PegasusKOMPAS.com / Aditya Maulana Royal Enfield Classic 500 Pegasus

Royal Enfield sendiri, kata Ade buat yang dijual di Indonesia belum ada yang dilengkapi ABS, namun apabila diwajibkan bisa diadakan karena secara global sudah punya model seperti itu.

“Untuk ekspor ke Eropa atau negara lain ada yang sudah mewajibkan itu, dan kami juga kalau memang aturannya seperti itu tidak ada masalah,” kata Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.