Tahun Depan, Beberapa Merek Mobil Berinvestasi di Indonesia - Kompas.com

Tahun Depan, Beberapa Merek Mobil Berinvestasi di Indonesia

Kompas.com - 09/11/2018, 07:02 WIB
Menteri Perindustrian Saleh Husin (kanan) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra (kedua kanan) menyimak penjelasan Wakil Presdir Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono (kiri) dan Manajer Proyek Toyota Motor Corporation Ron Haigh tentang proses perakitan mobil saat mengunjungi pabrik mobil Toyota di Motomachi Plant, Nagoya, Jepang, Kamis (18/2/2016).Kemenperin Menteri Perindustrian Saleh Husin (kanan) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra (kedua kanan) menyimak penjelasan Wakil Presdir Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono (kiri) dan Manajer Proyek Toyota Motor Corporation Ron Haigh tentang proses perakitan mobil saat mengunjungi pabrik mobil Toyota di Motomachi Plant, Nagoya, Jepang, Kamis (18/2/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) Johannes Nangoi, mengatakan, tahun depan ada beberapa merek yang berinvestasi di Tanah Air. Bahkan, dana yang dikuncurkan terbilang besar dan bisa menumbuhkan iklim positif buat industri otomotif nasional.

“Ada beberapa merek yang masih penjajakan, tetapi yang pasti tahun depan seperti Hyundai. Investasinya juga besar-besar,” ucap Nangoi belum lama ini di JCC, Senayan, Jakarta Selatan.

Selain Hyundai, kata Nangoi ada beberapa merek lagi seperti BYD, serta yang lainnya. Namun bentuk dan dananya sebesar apa masih belum tertungkap, karena baru sebatas pembicaraan.

Baca juga: Tanggapan Ketua Umum Gaikindo Soal BBM untuk Euro IV

“Kalau BYD katanya mau investasi pabrik untuk membuat bus listrik. Jadi cukup bagus tahun depan, dan pemerintah juga tentunya senang karena banyak yang investasi di Indonesia,” kata Nangoi.

Lantas bagaimana dengan brand asal Jerman, Volkswagen (VW), dan sejumlah merek lainnya? Kata Nangoi belum ada kejelasan atau informasi baru lagi, karena baru sebatas pembicaraan dan belum ke arah yang serius seperti Hyundai.

"Jadi kami belum bisa bicara banyak soal itu. Begitu juga dengan merek lain, pada waktunya akan kita informasikan secara resmi," ucap Nangoi.



Close Ads X