Tanggapan Ketua Umum Gaikindo Soal BBM untuk Euro IV

Kompas.com - 08/11/2018, 07:43 WIB
Pabrik TMMIN I di Karawang, Jawa Barat, yang memproduksi Toyota Fortuner dan Innova. TMMINPabrik TMMIN I di Karawang, Jawa Barat, yang memproduksi Toyota Fortuner dan Innova.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi, angkat bicara mengenai ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mobil dengan mesin Euro IV. Nangoi berharap semua penyedia BBM bisa menyesuaikan, agar secara tujuan bisa tercapai.

Nangoi menjelaskan, tujuan utama penerapan Euro IV itu untuk memberikan emisi gas buang yang lebih baik. Jika BBM-nya tidak mendukung, maka secara tujuan pun tidak tercapai atau selaras.

“Ini memang yang kita khawatirkan sejak awal, semoga bisa menyesuaikan dengan waktu yang lebih cepat,” kata Nangoi belum lama ini di JCC, Senayan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Sekarang Standar Emisi Euro IV Itu Seperti “Jebakan Batman”

Menurut Nangoi, secara industri semua mobil bermesin bensin yang diproduksi mulai 1 Oktober 2018 sudah mengusung emisi Euro IV. Seharusnya, kata dia penyebarannya pun sudah merata ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Karena memang Indonesia itu luas, tetapi harusnya sudah tersebar. Karena sesuai dengan peraturan mulai Oktober tahun ini semua sudah Euro IV,” ucap Nangoi.

Baca juga: Pertamina Cuma Punya Pertamax Turbo buat Mobil Euro IV

Selama ini, acuan pengguna mobil untuk mendapatkan BBM yang sesuai dengan spesifikasi Euro IV, buat Pertamina baru sekelas Pertamax Turbo. Secara penyebaran juga belum merata atau hany tersedia di kota-kota besar di daerah Jawa Barat dan Jakarta saja.

Pertamina baru bisa membuat semua jenis BBM-nya berstandar Euro IV pada 2012. Hal tersebut dikarenakan baru satu kilang minyak yang bisa memproduksi BBM tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.