Sesuaikan Suspensi Motor dengan Kebutuhan Pengendara

Kompas.com - 02/11/2018, 13:21 WIB
Dyno suspensi Ohlins Azwar Ferdian/Kompas.comDyno suspensi Ohlins

JAKARTA, KOMPAS.com - Suspensi adalah bagian yang kerap diubah pemilik sepeda motor. Apalagi motor dengan pemakaian khusus seperti buat modifikasi, turing, sampai balapan, yang biasanya tidak lagi menggunakan suspensi bawaan pabrikan.

Salah satu produsen suspensi yang eksis di Indonesia adalah Ohlins. Suspensi asal Swedia ini mampu menembus pasar aftermarket nasional bersaing dengan merek-merek supensi lain seperti YSS dan KYB.

Tidak sekadar menjual, Ohlins menawarkan sesuatu yang berbeda yakni dyno suspensi. Ini adalah alat untuk menyesuaikan level suspensi yang berbeda-beda sesuai keinginan pengendara.

Baca juga: Suspensi Ohlins buat Aerox 155 Belum Tersedia

"Dyno ini dihadirkan buat konsumen Ohlins yang ingin disesuaikan levelnya. Jadi kalau dia ingin suspensi lebih keras atau lebih lembut, bisa dihitung di alat ini. Biasanya disesuaikan antara bobot motor dan berat pengendara tersebut, nanti ketemu di level mana yang dibutuhkan," jelas Eddy Saputra, Direktur PT Sena Autopart Indonesia, Kamis (1/11/2018).

Alat ini biasa dipakai di ajang balap sepeda motor, dimana kebutuhan setiap pebalap akan level suspensi pasti berbeda-beda. Konsumen yang biasa turing jarak jauh, atau motornya hanya untuk dipakai harian juga membutuhkan level suspensi yang beda.

Harga versi entry level Ohlins yang ditawarkan di IMOS 2018 ditawarkan mulai Rp 3 jutaan. Suspensi ini bisa untuk skutik seperti Yamaha Mio, Honda Beat dan Scoopy.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X