Tata Motors Mengaku Mengalami Pertumbuhan Penjualan

Kompas.com - 30/10/2018, 07:22 WIB
Truk Tata LPT913 jadi salah satu model terlaris Tata Motors di tahun fiskal 2018-2019 TMDITruk Tata LPT913 jadi salah satu model terlaris Tata Motors di tahun fiskal 2018-2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) mengumumkan pertumbuhan model kendaraan niaga miliknya. Pertumbuhan periode semester pertama April sampai September pada tahun fiskal 2018-2019, diklaim naik dibanding periode yang sama pada tahun fiskal 2017-2018.

“Penjualan ritel truk kami di semester satu tahun fiskal 2018-2019 menunjukkan gairah terhadap produk truk Tata semakin nyata. Berkat kepercayaan konsumen, kami mencatat pertumbuhan penjualan truk sebesar 109 persen dengan perolehan volume panjualan khusus truk 180 unit,” ucap Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta dalam keterangan persnya.

Menurut Biswadev, hasil ini membuat pihaknya termotivasi. Sebab Tata baru tiga tahun lalu menguatkan fokus pada penjualan truk.

Tiga model truk Tata Motors yang mendominasi penjualan adalah Tata LPT913 sebanyak 114 unit, Tata Xenon XC DC 26 unit dan Tata Prima 2528 sebanyak 16 unit.

Truk Tata Motors Mulai Dilirik

Ketiganya memiliki kekhasan untuk penggunaan di berbagai kebutuhan. Misal LPT913 banyak digunakan pada usaha perkebunan, konstruksi dan pertambangan yang memiliki medan berat.

Spesifikasi heavy duty membuat usia pakai kendaraan lebih panjang serta menjamin produktivitas tinggi. Selain itu dari sisi faktor keamanan juga terjamin dengan peranti pengereman yang memenuhi standar keamanan yang berlaku di pertambangan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X