Kompas.com - 23/10/2018, 17:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil keluaran terbaru masih banyak yang joknya menggunakan material fabric. Jika dibandingkan dengan bahan kulit atau sintetis, tentunya lapisan fabric perawatannya lebih sulit.

Menurut Edy, pengamat sekaligus punggawa interior dari Vertue Concept, apabila dibersihkan seperti diperlakukan sama ketika membersihkan jok kulit, maka banyak kotoran yang akan terserap.

"Sebagai contoh dibersihakan menggunakan sabun bayi, itu kotorannya yang akan menyerap, bukan menjadi bersih malah menimbulkan bercak," ucap Edy saat berbincang dengan Kompas.com belum lama ini di Sunter, Jakarta Utara.

Baca juga: Ini Akibat Fatal Bonceng Anak di Jok Depan Motor

Edy melanjutkan, sebaiknya pemilik mobil tersebut juga memperlakukan dengan apik. Misal, tidak merokok di dalam mobil yang bisa menyebabkan kotoran atau debu dari luar masuk ke dalam, hingga tidak makan-minum di kabin.

Jok Kulit di GIIAS 2018KOMPAS.com / Aditya Maulana Jok Kulit di GIIAS 2018

"Kalau paling benar, harus dibuka kemudian dicuci seperti di laundry, lalu di pasang lagi. Itu yang paling benar bisa dilakukan, kalau dibersihkan seperti biasa saja sangat sulit," kata Edy.

Edy menyarankan, jika punya biaya lebih ada baiknya diganti dengan jok dengan material kulit atau sintetis, karena dari segi perawatan lebih murah, dan tentunya tahan lama ketimbang bahan fabric.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.