Harapan Pemain Otomotif Lokal Punya Pasar di Negeri Sendiri

Kompas.com - 12/10/2018, 07:22 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat meninjau Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018. ANDREAS LUKAS ALTOBELIPresiden Republik Indonesia Joko Widodo saat meninjau Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.

Beberapa merek dalam negeri yang saat ini namanya kerap disebut dalam pemberitaan, di antaranya Esemka yang perah diusung Jokowi pada 2012 lalu. Lalu ada Fin Komodo, satu dari delapan anggota Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asianusa) yang masih hidup sekarang.

Selanjutnya ada calon skuter listrik nasional Gesits, yang digagas oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Garansindo, serta mobil perdesaan atau AMMDes milik AMMDes PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI).

Definisi “Produk Dalam Negeri

Sampai saat ini, pihak Kementerian Perindustrian (posisi sebagai ketua Tim Nasional P3DN) ketika ditanyakan soal definisi produk dalam negeri, apakah termasuk merek asing yang melakukan produksi di Indonesia? Juga, belum memberikan jawabannya.

Baca juga: Produksi AMMDes Libatkan Petani Desa

Tentu saja, apabila kategori produk dalam negeri ini tak spesifik diperuntukkan oleh pemain asli lokal, tentu hanya isapan jempol belaka.

Namun pada Bab 1 soal Ketentuan Umum pasal 1 nomor 21, produk dalam negeri adalah barang dan jasa, termasuk rancang bangun dan perekayasaan, yang diproduksi atau dikerjakan oleh perusahaan yang berinvestasi dan berproduksi di Indonesia, menggunakan seluruh atau sebagian tenaga kerja WNI, dan prosesnya menggunakan bahan baku atau komponen yang seluruh atau sebagian berasal dari dalam negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.