Kompas.com - 11/10/2018, 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Mesin mobil memiliki batas ketahanan akan panas, dan pemilik kendaraan diharapkan waspada. Karena itu, pabrikan melengkapi dengan indikator temperatur pada bagian MID (multi information display).

Didi Ahadi, Dealer Techical Support Toyota Astra Motor (TAM) mengingatkan, apa yang harus dilakukan ketika melihat indikator suhu mesin menyala. Pasalnya jika dibaikan, efeknya bakal negatif untuk mesin kendaraan.

“Jika melihat indikator temperatur menyala ataupun jarum menunjukan ke posisi High, segera mencari posisi aman untuk menepi, dan menggunakan lampu hazard sebagai tanda,” ucap Didi kepada KOMPAS.com, Rabu (10/10/2018).

Langkah selanjutnya, kata Didi, netralkan transmisi (posisikan di P untuk matik), baru kemudian segera matikan mesin dan buka kap mesin.

Baca juga: Mengenal Kondisi “Water Hammer” di Mesin Mobil

Ilustrasi tabung reservoir cairan radiatorhttps://d3vl3jxeh4ou3u.cloudfront.net Ilustrasi tabung reservoir cairan radiator

“Pertama cek reservoir air radiator dan jangan mencoba membuka tutup radiator. Periksa apakah ada kebocoran air radiator, atau kemungkinan kipas radiator khususnya mungkin tidak bekerja,” kata Didi.

“Jika air radiator kosong, coba dengan menggunakan lap untuk membuka tutup radiator setengah putaran sampai tekanan dan uapnya keluar. Apabila tekanan sudah habis, buka tutup dan coba isi radiator,” kata Didi.

Didi melanjutkan, setelah diisi penuh kemudian tutup kembali, baru setelahnya coba nyalakan mesin, dan periksa apakah ada kebocoran, atau ada masalah dengan kipas radiatornya.

“Jika mobil menggunakan kipas electric, biasanya carbon brush-nya sudah tipis atau bahkan habis. Jadi mau tak mau harus diderek ke bengkel terdekat buat perbaikan,” ucap Didi.

Didi mengingatkan, apabila mobil terus dipaksa ketika sudah overheat, efeknya bisa menyebabkan mesin mati mendadak atau mogok. Pada kondisi seperti itu, biasanya silinder head sudah deformasi atau melengkung akibat kepanasan, sehingga harus engine overhaul atau turun mesin.

Jadi berhati-hati dan tetap waspada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.