Komentar Kawasaki Soal Peluang Ninja 125 Masuk Indonesia

Kompas.com - 10/10/2018, 07:22 WIB
Kawasaki Ninja 125 tampil perdana di Intermot, Cologne, Jerman (2/10/2018) KompasOtomotif - AFHKawasaki Ninja 125 tampil perdana di Intermot, Cologne, Jerman (2/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasaki Ninja 125 yang resmi meluncur di pameran Intermot, Cologne, Jerman, ternyata telah diproduksi di Indonesia. Tempat perakitannya di kawasan industri MM2100 Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat.

Deputy Head & Sales Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C Tanadi menjelaskan, sepeda motor sport berkubikasi mesin 125 cc itu diproduksi di Indonesia dan untuk ekspor ke Eropa.

"Pada dasarnya kami ekspor ke Kawasaki Motor Europe, yang membawahi beberapa negara di Eropa," ucap Michael ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (9/10/2018) malam.

Lantas, jika sudah diproduksi lokal apakah mungkin Ninja 125 itu dijual juga di Indonesia? Menjawab pertanyaan itu, Michael masih belum mau berkomentar.

Baca juga: Kawasaki Ninja 125 Meluncur Perdana dari Jerman

"Hanya di ekspor ke Eropa dulu, untuk dijual di Indonesia, belum bisa berkomentar dulu," ujar Michael.

Tampilan belakang Kawasaki Ninja 125KompasOtomotif - AFH Tampilan belakang Kawasaki Ninja 125

Ninja 125 itu sendiri memiliki tubuh lebih ramping jika dibandingkan dengan Ninja 150. Motor ini memakai frame model tubular diamond.

Secara dimensi memiliki panjang 1.935mm, lebar 685mm, tinggi 1.075mm, serta panjang sumbu roda mencapai 1.330mm. Sumber tenaga menggunakan mesin 4-tak, berpendingin air, DOHC, 4 katup, fuel injection. Daya yang dihasilkan mencapai 15 tk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X