Simak Empat Cara Sederhana Dongkrak Tenaga Mobil - Kompas.com

Simak Empat Cara Sederhana Dongkrak Tenaga Mobil

Kompas.com - 06/10/2018, 12:22 WIB
Proses pengerjaan porting polish.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Proses pengerjaan porting polish.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tak begitu puas dengan performa mobil, lantas ingin meningkatkannya buat mobilitas sehari-hari, ada empat cara yang bisa dilakukan, mulai dari yang sederhana sampai rumit.

Topik ini muncul di sela perbincangan dengan Om Heron dari bengkel R Speed, yang sudah menggeluti dunia otomotif roda empat selama 30 tahun. Berbicara soal oprak-oprek performa mobil, sudah jadi makanan sehari-hari Heron. Dirinya mengungkapkan setidaknya ada empat upaya yang bisa dilakukan

Pertama, mengganti bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) lebih tinggi, tapi tetap menyesuaikan dengan kompresinya. Penggunaan bahan bakar yang tepat, disebut Heron bisa membantu peningkatan performa mobil.

Baca juga: Tips Ringan tentang “Wiper” dari Rifat Sungkar

Pertamax Turbo sudah tersedia di 134 SPBU di Jabodetabek.Pertamina Pertamax Turbo sudah tersedia di 134 SPBU di Jabodetabek.

Kedua, yang cukup umum dilakukan adalah memodifikasi saluran pembuangan atau knalpot. Mulai dari mengimprovisasi bagian header-nya, atau bisa juga mengganti dengan knalpot aftermarket saja.

“Tujuannya untuk melancarkan gas buangnya.  Namun, mengganti knalpot juga harus dihitung tidak bisa asal, efeknya bisa membuat bahan bakar terlampau boros. Jika pas hitungannya akan lebih bagus, dan performanya bisa bertambah,” kata Heron kepada KOMPAS.com, Kamis (4/10/2018).

Ketiga, dongkrak performa dengan melakukan porting polish, untuk memaksimalkan jalur intake dan exhaust pada mesin mobil. Sehingga volume bahan bakar dan udara di ruang bakar menjadi lebih optimal, dan tenaga yang keluar semakin besar.

Ganti knalpot mobil butuh perhatian di banyak bagian.Otomania-Donny Apriliananda Ganti knalpot mobil butuh perhatian di banyak bagian.

Keempat, pemasangan piggyback  pada mobil, yang fungsinya buat memanipulasi ECU, demi mendapatkan porsi bahan bakar, dan timing pengapian sesuai kebutuhan mesin.

“Bisa juga pemakaian piggyback. Pasalnya komputer mobil dibuat massal, dan tidak bisa dibilang juga itu pasti efisien, tentu tidak. Jadi jika mau lebih efisien bisa pasang piggyback dan disetel sesuai dengan mesin mobil itu, bisa lebih efektif, performa juga jadi lebih baik,” ucap Heron.

Sebenarnya, kata Heron masih ada langkah lain yang bisa dilakukan untuk mendongkrak performa, tapi lebih rumit. Dirinya menyebutkan, ada penggantian camshaft pada mesin, atau juga penyematan komponen turbo.

“Buat dua metode itu, pengerjaannya cukup rumit dan memakan biaya besar. Bahkan butuh waktu lama menyelesaikannya, kecuali memang mobil mau dibuat mainan atau balap,” kata Heron.


Close Ads X