Baru Punya Moge, Pertimbangkan Lima Komponen Ini - Kompas.com

Baru Punya Moge, Pertimbangkan Lima Komponen Ini

Kompas.com - 04/10/2018, 10:02 WIB
Moge Kawasaki.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Moge Kawasaki.

JAKARTA, KOMPAS.com – Biar lebih greget saat punya moge (motor ber-cc besar), mayoritas pemiliknya melakukan penggantian dan penamahan beberapa komponen. Namun perlu mempertimbangkan nilai fungsinya, supaya tak merogoh kocek dalam-dalam dan hasilnya sia-sia.

Berdasarkan rekomendasi Kang Toni, pemilik bengkel spesialis moge T2M berlokasi di wilayah Bambu Asri Jakarta Timur, setidaknya ada lima komponen yang bisa jadi pertimbangan untuk diganti atau ditambah, buat membatasi keinginan yang berlebihan.

Pertama biasanya melakukan penggantian pada ban yang bermerek, dengan compound yang lebih bagus. Misalnya seperti Battlax, terasa premium tapi dengan harga yang masih bisa dijangkau.

Baca juga: Polri Beli Puluhan Unit Moge Kawasaki

Ilustrasi pelek dan ban moge.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Ilustrasi pelek dan ban moge.

“Jadi ganti merek, bukan ganti ukurannya. Namun bisa juga ganti pelek lebih lebar, begitu juga bannya, hanya saja itu tergantung kebutuhannya dan ikuti tren dan style saja,” ujar Toni kepada KOMPAS.com, Rabu (4/10/2018).

Kedua, memasangkan sistem pengereman baru, mulai dari selang rem aftermarket, bahkan sampai kalipernya. Tujuannya untuk mengejar safety, terlepas dari urusan tren. Jadi ada nilai fungsionalnya.

Ketiga, knalpot. Ini kembali lagi dari selera si pemilik kendaraannya, tapi memang banyak yang melakukan penggantian.

Ilustrasi knalpon.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Ilustrasi knalpon.

“Ada yang berpikir juga memakai knalpot lebih bersuara dibanding bawaan pabrik, agar tidak mengagetkan pengendara lain, jika pemilik melesat dan tiba-tiba menyalip. Namun, kalau knalpotnya bersuara, pengguna jalan lain sudah dengar dahulu dari belakang, wah ada moge ngebut,” ujar Toni.

Keempat, adalah penambahan piggyback. Komponen ini berfungsi untuk memanipulasi ECU (Electronic Control Unit). Terutama untuk mengatur pasokan bahan bakar, udara dan waktu pengapian, biasanya untuk mendongkrak perfoma motor lebih tinggi lagi.

Kelima, tambahkan voltmeter yang dibeli dari pasar aftermarket. Ini dilakukan untuk mengontrol aki motor, supaya tidak kecolongan ketika kemampuannya menurun, membuat motor mogok tiba-tiba

Komponen volt meter.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Komponen volt meter.


Terkini Lainnya

Toyota Siapkan Enam Amunisi Baru di 2019

Toyota Siapkan Enam Amunisi Baru di 2019

News
Ketika Xpander dan Pajero Sport Ikut Main Film

Ketika Xpander dan Pajero Sport Ikut Main Film

News
Tantangan Manufaktur Otomotif di 2019

Tantangan Manufaktur Otomotif di 2019

News
Mitsubishi Mulai Terbuka Soal Impor Pajero Sport

Mitsubishi Mulai Terbuka Soal Impor Pajero Sport

News
Mitsubishi Bicara Peluang Produksi Outlander PHEV di Indonesia

Mitsubishi Bicara Peluang Produksi Outlander PHEV di Indonesia

News
Pilihan Motor Bebek di Akhir Tahun

Pilihan Motor Bebek di Akhir Tahun

Feature
Xpander Masih Enggan Jadi Taksi

Xpander Masih Enggan Jadi Taksi

News
Jangan Biasakan Taruh Helm di Spion Motor

Jangan Biasakan Taruh Helm di Spion Motor

Tips N Trik
Deteksi Masalah 'Airbag' Sejak Dini

Deteksi Masalah "Airbag" Sejak Dini

Tips N Trik
Mitsubishi Belum Mau Berikan Diskon buat Xpander

Mitsubishi Belum Mau Berikan Diskon buat Xpander

News
Avanza Ultah ke 15, Siap-siap Sambut Model Terbaru

Avanza Ultah ke 15, Siap-siap Sambut Model Terbaru

News
Toyota Sebarkan Semangat 'Start Your Impossible'

Toyota Sebarkan Semangat "Start Your Impossible"

News
Tanggapan Toyota Soal Camry Baru di Indonesia

Tanggapan Toyota Soal Camry Baru di Indonesia

News
Harga Toyota Avanza 'Facelift' Tidak Naik Tinggi?

Harga Toyota Avanza "Facelift" Tidak Naik Tinggi?

News
Agar Untung, Ini Tips Beli Mobil di Akhir Tahun

Agar Untung, Ini Tips Beli Mobil di Akhir Tahun

BrandzView

Close Ads X