Mengenal Kondisi “Water Hammer” di Mesin Mobil - Kompas.com

Mengenal Kondisi “Water Hammer” di Mesin Mobil

Kompas.com - 03/10/2018, 08:42 WIB
Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com – Istilah “ water hammer” sudah cukup familiar di telinga, terutama saat musim banjir tiba sampai musibah tsunami terjadi. Situasi yang memungkinkan mesin mobil terendam air, menjadi momok mengerikan buat pemilik kendaraan.

Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan, mengatakan, water hammer adalah kondisi di mana mesin tidak bisa menyala lagi, karena ada air yang masuk ke dalam ruang bakar atau sistem pelumasan, di mana kompresinya tidak bisa berjalan lagi.

“Jadi mesin itu mengompresi udara dalam ruang bakar, jika ada air masuk yang menekan adalah air, dan tekanan itu bisa mendorong piston dengan sangat besar, bahkan bisa membuat setang piston bengkok, itu kondisi pertama,” ujar Nurrahman kepada KOMPAS.com, Senin (1/10/2018).

Kemudian kondisi kedua, kata Nurrahman, ketika sistem pelumasan kemasukan air, dan bercampur dengan oli. Ini membuat sistem pelumasan menjadi tidak maksimal dan mengakibatkan panas, ketika indikator panas didiamkan, maka mengakibatkan over heat dan membengkokkan komponen mesin juga.

Baca juga: Tips Pakai Tas yang Aman saat Berkendara Sepeda Motor

Dalam foto yang dirilis Jumat (24/8/2018), terlihat sebuah mobil terendam akibat banjir yang terjadi di Chiayi. Banjir yang diakibatkan depresi tropis mengakibatkan enam orang tewas.AFP/CNA PHOTO Dalam foto yang dirilis Jumat (24/8/2018), terlihat sebuah mobil terendam akibat banjir yang terjadi di Chiayi. Banjir yang diakibatkan depresi tropis mengakibatkan enam orang tewas.

“Jadi yang namanya air ini sangat jahat jika masuk ke sistem ini,” ujar Nurrahman.

Jalan masuk air ke ruang bakar macam-macam kasusnya, bisa jadi dari sela-sela lubang busi, kemudian juga dari air intake-nya.

“Karena itu mobil off-road biasanya menggunakan snorkel biar udara diambil dari atas, bukan dari bawah, yang berpotensi membawa air masuk,” ujar Rahman.

Tentu saja jika komponen mobil seperti piston bisa sampai bengkok, maka biaya perbaikannya tentu tak murah. Jadi berhati-hatilah ketika melalui genangan, tapi ketika mobil sudah terlanjur tergenang, baiknya langsung bawa ke bengkel untuk diperbaki, tanpa harus dipaksa menyala terlebih dahulu.


Terkini Lainnya

Intip Fitur Kekinian SUV Wuling Almaz

Intip Fitur Kekinian SUV Wuling Almaz

Produk
Wuling Resmi Perkenalkan SUV Almaz

Wuling Resmi Perkenalkan SUV Almaz

Produk
Hino Lewati Target Jualan di 2018

Hino Lewati Target Jualan di 2018

Niaga
Tips Aman Cari Mobil Bekas di Situs Jual Beli Online

Tips Aman Cari Mobil Bekas di Situs Jual Beli Online

Tips N Trik
Musim Belum Mulai, Bos Tim MotoGP Yamaha 'Resign'

Musim Belum Mulai, Bos Tim MotoGP Yamaha "Resign"

Sport
Perhatikan Odometer saat Membeli Mobil Bekas

Perhatikan Odometer saat Membeli Mobil Bekas

Tips N Trik
Mobil 'Zaman Now' Enggak Perlu Dipanaskan Sebelum Jalan

Mobil "Zaman Now" Enggak Perlu Dipanaskan Sebelum Jalan

Tips N Trik
Motor 'Kustom' Terbaik Italia, Mau Dibawa ke Indonesia

Motor "Kustom" Terbaik Italia, Mau Dibawa ke Indonesia

Modifikasi
Kemenperin Kirim Lima AMMDes ke Sulawesi Tengah

Kemenperin Kirim Lima AMMDes ke Sulawesi Tengah

Niaga
Mercy Akui Persaingan Mobil Premium Makin Ketat di 2019

Mercy Akui Persaingan Mobil Premium Makin Ketat di 2019

News
Catat, Jadwal Tetap MotoGP 2019

Catat, Jadwal Tetap MotoGP 2019

Sport
Jawaban AHM soal Harga PCX Hybrid Dianggap Kemahalan

Jawaban AHM soal Harga PCX Hybrid Dianggap Kemahalan

News
Toyota Supra Bisa Saja Dijual di Indonesia

Toyota Supra Bisa Saja Dijual di Indonesia

News
Cara Tahu Kondisi Mobil Bekas Kecelakaan

Cara Tahu Kondisi Mobil Bekas Kecelakaan

Tips N Trik
Ingat Mekanisme Tilang Elektronik Agar STNK Tak Diblokir

Ingat Mekanisme Tilang Elektronik Agar STNK Tak Diblokir

News

Close Ads X