Dua Karyawan Dealer Mitsubishi Hilang Pasca-Gempa dan Tsunami Palu

Kompas.com - 01/10/2018, 08:22 WIB
Logo Mitsubishi autotributeLogo Mitsubishi

JAKARTA, KOMPAS.com – Jaringan pemasaran dan layanan purna jual Mitsubishi juga terkena dampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Selain fasilitas rusak, dilaporkan kalau dua karyawan dealer mereka masih menghilang.

Kabar tersebut disampaikan Setia Hariadi, Head of Dealer Development Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Terkait pegawai dealer tersebut, masih belum banyak detail yang diberikan.

“Informasi hari Sabtu kemarin, ada dua karyawan yang masih dicari keberadaannya, semoga dapat ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Hariadi kepada KOMPAS.com, Minggu (30/9/2018).

Baca juga: Kepala Cabang Nissan-Datsun Palu Jadi Korban Gempa dan Tsunami

Sementara terkait dengan situasi dealer sendiri, Hariadi menyebutkan, telah terjadi kerusakan yang cukup signifikan. Senin (1/10/2018), baru akan dibicarakan secara internal MMKSI soal langkah-langkah strategis buat membantu dealer, baik dari sisi kemanusiaan, fasilitas maupun operasional.

“Berdasarkan informasi dan foto yang dikirim, kerusakan yang dialami dealer Bosowa Palu cukup signifikan. Kondisi dealer weekend ini masih chaos, bantuan dari Bosowa Makassar baru datang Sabtu sore melalui darat,” ujar Hariadi.

Sebelumnya, kabar duka datang dari jaringan Nissan di mana kepala cabang dan satu wiraniaga mereka meninggal dunia, karena bencana gempa dan tsunami di Palu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X