Kemenhub Bangun Tempat Pengujian Khusus Kendaraan Listrik

Kompas.com - 27/09/2018, 13:23 WIB
Tempat pengujian kendaraan di Pulogadung, Jakarta Timur. Kamis (24/7/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusTempat pengujian kendaraan di Pulogadung, Jakarta Timur. Kamis (24/7/2014).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan tengah berencana membangun tempat pengujian kendaraaan yang baru khusus kendaraan listrik. Lokasinya berada di Bekasi, Jawa Barat.

Direktur Sarana Perhubungan Darat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sigit Irfansyah mengatakan, fasilitas tersebut direncanakan mulai dibangun tahun depan. Ditargetkan pembangunannya selesai dalam dua tahun. Sehingga sudah bisa dipakai pada 2021.

"Jadi dalam dua tahun harapannya kita bisa punya fasilitas komplet untuk pengujian electric vehicle ini," kata Sigit di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Sigit menyebut ada tiga hal yang sudah dipastikan akan diuji di fasilitas pengujian kendaraan listrik. Ketiganya adalah baterai, kecepatan, dan pengisian daya.

Dengan diuji terlebih dahulu, maka kendaraan listrik yang akan dipasarkan ke masyarakat sudah dijamin standar keamanannnya.

Baca juga: Kemenhub Bercita-cita Punya Fasilitas Uji Tabrak Sendiri

Perbandingan biaya operasi kendaraan listrik dan konvensinoal.ISTIMEWA Perbandingan biaya operasi kendaraan listrik dan konvensinoal.

Kemenhub masih mempelajari beragam teknologi kendaraan listrik yang sedang berkembang saat ini. Tujuannya untuk menentukan teknologi yang akan digunakan di fasilitas pengujian.

"Jangan sampai ketika sudah kami bangun, tapi teknologinya sudah melompat jauh," ujar Sigit.

Pembangunan tempat pengujian kendaraan listrik oleh Kemenhub dilatarbelakangi tren kendaraan listrik yang terjadi di hampir semua negara dunia. Kendaraan listrik diprediksi memang akan jadi kendaraan di masa depan, menggantikan kendaraan bermesin bakar.

Baca juga: Haruskah Kendaraan Listrik di Indonesia Berbunyi?

Tak adanya emisi yang ditimbulkan kendaraan tersebut dianggap bisa berkontribusi bagi kelestarian lingkungan. Di samping mengantisipasi semakin menipisnya cadangan minyak dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X