Mobil Listrik Mahasiswa Indonesia Dipuji di Jepang

Kompas.com - 18/09/2018, 18:42 WIB
Tim Ulil Albab Student Center Electrical Vehicle (UASC) Universitas Islam Indonesia. ISTIMEWATim Ulil Albab Student Center Electrical Vehicle (UASC) Universitas Islam Indonesia.

TOKYO, KOMPAS.com – Jadi satu-satunya tim universitas swasta se-Indonesia yang lulus seleksi Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) di Jepang, Tim Ulil Albab Student Center (UASC) Electric Vehicle Universitas Islam Indonesia (UII), juga berhasil mendapat penghargaan.

Menurunkan mobil listrik rancangan mereka yang diberi nama Adaro Kaliurang Unisi, mereka raih hasil memuaskan. Mulai dari lulus tahap seleksi penilaian EV Zero, di mana itu bukanlah hal yang mudah buat peserta baru.

Lalu apesiasi tim juri buat UASC UII, atas pemilihan bahan dasar pembuatan body mobil carbon fiber. Kemudian Adaro Kaliurang Unisi meraih penghargaan desain terbaik, sebagai pendatang baru dalam ajang lomba ini. 

Tim UASC UII lewat siaran resminbya berharap, Selasa (18/9/2018) pencapaian ini bisa makin memacu semangat buat memperbaiki beberapa kesalahan. Lalu termotivasi untuk mengembangkan mobil listrik, dan dapat mendapatkan gelar juara di FSAE 2019.

Baca juga: Suzuki Ungkap Rencana Mobil Listrik di India

Tim Ulil Albab Student Center Electrical Vehicle (UASC) Universitas Islam Indonesia.ISTIMEWA Tim Ulil Albab Student Center Electrical Vehicle (UASC) Universitas Islam Indonesia.

Secara teknologi, Adaro Kaliurang Unisi gunakan sistem car control unit buatan mahasiswa sendiri. Komponen ini penting dalam sebuah kendaraan, di mana fungsinya untuk mengendalikan semua perangkat-perangkat yang ada di kendaraan, atau sebutannya otaknya mobil.

Kemudian ada juga sistem data logger yang memungkinkan mobil, mencatat semua kebutuhan data teknis secara otomatis. Sedangkan sistem telemetry, adalah teknologi yang kerjanya seperti pada kendaraan Formula 1, di mana data kondisi mobil (seperti baterai, suhu motor, dan lain-lain) ditampilkan pada satu layar secara otomatis, sehingga tim dapat memantau mobil dari paddock.

Dua teknologi tersebut belum dimiliki mobil listrik buatan mahasiswa dari universitas lainnya. Keunggulan lain dari mobil listrik ini, punya teknologi cooling system yang belum ada di generasi mobil listrik sebelumnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X