Suzuki Tambal Ekspor CBU dengan CKD

Kompas.com - 12/09/2018, 07:42 WIB
Ekspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun. Agung KurniawanEkspor mobil Suzuki hasilkan omzet Rp 3,16 triliun.

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki terus dorong kinerja ekspornya dari aktivitas produksi di Indonesia. Sepanjang delapan bulan di 2018, pengiriman dalam bentuk terurai (completely knocked down/CKD) naik hingga 13 persen.

Angka tersebut didapat dari perbandingan dengan periode yang sama tahun lalu. Hady Surjono Halim, Departement Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), mengatakan, kenaikan tersebut buat menambal penurunan ekspor dalam kondisi utuh (completely built up/CBU) mereka.

“Prestasi ini, kenaikan 13 persen ekspor CKD, kami genjot untuk meng-cover 7 persen penurunan ekspor CBU (periode Januari-Agustus 2017 ke periode sama 2018),” ujar Hady kepada KOMPAS.com, Senin (10/9/2018).

Baca juga: Pemerintah Minta Komitmen Ekspor Suzuki

Pada September ini Suzuki Indonesia rencananya akan memulai pengapalan Ertiga terbaru mereka, ke beberapa negara. Ini diharapkan bisa menaikkan nilai ekspor mereka hingga tahun fiskal 2018 nanti, yang berakhir pada Maret 2019.

“Turunnya ekspor tersebut karena adanya masa transisi dari Ertiga lawas ke yang baru selama 5 bulan ke yang lalu (April-September 2018).  Kami yakin rencana ekspor 12.000 unit All New Ertiga mampu meningkatkan kinerja ekspor CBU Suzuki hingga akhir fiscal year 2018,” kata Hady.

Pemerintah sebelumnya juga mengungkapkan, sedang mendorong kinerja ekspor otomotif khususnya roda empat tahun ini. Suzuki menjadi salah satu merek yang sedang ditagih komitmen, untuk menggenjot ekspornya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X