Resah Tetangga Parkir Sembarangan, Lapor Melalui Aplikasi Ini

Kompas.com - 09/09/2018, 08:32 WIB
Penulis Stanly Ravel
|


JAKARTA, KOMPAS.com — Sistem Informasi Pelaporan Parkir Liar Berbasis Aplikasi (Siparlibasi), yang diluncurkan Suku DInas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, ternyata juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan adanya gangguan parkir liar di area pemukiman warga.

Menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudinhub Jakarta Timur Slamet Dahlan, hal ini dilakukan sekaligus untuk menegakkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Transportasi, yakni kewajiban pemilik mobil untuk memiliki garasi.

"Sudah banyak warga yang terganggu adanya parkir sembarangan atau liar karena tidak memiliki garasi. Melalui Siparlibasi ini mereka bisa langsung melapor yang akan diterima langsung oleh petugas, jadi mereka tidak perlu mengadu ke RT atau kekelurahan lagi," ucap Dahlan saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (8/9/2018).

Baca juga: Terganggu dengan Parkir Liar di Jaktim, Laporkan via Aplikasi Ini

Dahlan menjelaskan bahwa sebenarnya sudah banyak keluhan mengenai parkir liar di pemukiman yang ada di Jakarta Timur. Ada beberapa rumah yang memiliki mobil lebih dari satu, tapi karena garasinya tidak bisa menampung, jadi mobilnya diparkir di depan rumah yang notabenya merupakan jalan umum untuk lintasan warga.

Parkir liar di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (3/6/2016). Motor-motor diparkir di jalan tersebut karena ada larangan membawa kendaraan bagi PNS pada minggu pertama tiap bulannya. Jessi Carina Parkir liar di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (3/6/2016). Motor-motor diparkir di jalan tersebut karena ada larangan membawa kendaraan bagi PNS pada minggu pertama tiap bulannya.

Kondisi ini makin meresahkan karena dari beberapa kasus kebakaran yang terjadi pada pemukiman warga hampir terlambat ditangani karena akses pemadam terhalang oleh deretan mobil yang parkir sembarangan di depan rumah.

Melalui aplikasi Siparlibasi, warga bisa langsung melaporkan bila ada parkir liar yang mungkin saja dilakukan tetanganya. Pelapor tidak perlu khawatir karena identitasnya akan dilindungi oleh aplikasi tersebut.

"Selama ini banyak keluhan, tapi warga enggan melapor karena merasa sungkan terhadap tetangganya, jadi merasa tidak enak. Bila mereka melapor dengan aplikasi Siparlibasi, jati dirinya tidak akan terdeteksi karena yang bisa melihat hanya petugas yang menerima laporan saja," kata Dahlan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.