Ini Rencana Yamaha untuk Tim Satelit Baru Asal Malaysia

Kompas.com - 29/08/2018, 16:02 WIB
SIC MotoGP resmi memperkenalkan Petronas Yamaha Sepang Racing Team untuk berlaga di 2019 Speedweek.comSIC MotoGP resmi memperkenalkan Petronas Yamaha Sepang Racing Team untuk berlaga di 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Petronas Sepang Yamaha Racing Team resmi dikenalkan pada ajang GP Inggris beberapa waktu lalu untuk berlaga di kelas bergengsi MotoGP.

Menjadi bagian dari tim Sepang International Circuit (SIC) yang sudah berlaga di Moto2 dan Moto3, kehadiran tim di kelas MotoGP membuat tim asal Malaysia ini berkompetisi dengan modal kurang dari 25 Juta Euro.

"Beberapa bulan terakhir kami bersama Yamaha bertugas untuk mencari tim satelit baru di kelas MotoGP untuk musim 2019. Kami menyambut baik manajemen SIC, pemerintah Malaysia dan Petronas ke kelas premier. Kami bangga dengan keberhasilan proyek ini," ucap CEO Dorna Carmelo Ezpeleta.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengungkapkan setelah Yamaha kehilangan tim Tech3 yang sudah bekerja sama dengan mereka selama 20 tahun ke KTM, mereka kemudian berusaha mencari tim satelit baru untuk menggunakan mesin Yamaha.

Bersama dengan SIC, Yamaha kemudian mencari pebalap di kelas MotoGP. Nama yang didapat adalah Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.

"Saya yakin ini material yang cocok untuk berkompetisi di MotoGP. Pada permulaan kedua rider akan mendapatkan motor 2018 untuk tes di Valencia dan Jerez pada November mendatang. Selanjutnya akan kami berikan dua motor, A-spec dan B-spec. A-spec untuk Morbidelli karena ia lebih berpengalaman dengan spesifikasi mendekati spek motor pabrikan Yamaha 2019," ucap Jarvis.

Baca juga: Cerita Bos SIC Soal Keputusan Pensiun Pedrosa

Jarvis juga menyinggung rencana untuk dua pebalap utama di tim Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Suku cadang dan bagian utama sepeda motor akan dicoba dulu di tim pabrikan Yamaha untuk kemudian diberikan kepada motor Morbidelli.

"Jadi sepanjang musim 2019 kami menjanjikan motor Morbidelli untuk ikut berubah. Tapi tentu tidak bisa lebih dulu dari motor pabrikan. Dia tidak akan selalu mendapatkan material yang sama dengan Rossi dan Vinales, tapi kami akan buat dengan konsep yang sama, disesuaikan dengan kebutuhan Morbidelli," ucap Jarvis.

Lantas apa artinya tim Petronas Yamaha ini akan menjadi tim junior untuk Yamaha ke depannya? Ini sudah dilakukan pada Pramac untuk Ducati dan nantinya Red Bull Tech3 bersama KTM. 

Menanggapi hal ini Jarvis mengungkapkan rencana tersebut ke depan bisa dilakukan, sama ketika dengan tim Tech3.

Halaman:


Sumber Speedweek
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X