Tekan Harga, Viar Jajaki Sistem Rental Baterai Motor Listrik

Kompas.com - 29/08/2018, 10:02 WIB
Dua sepeda motor listrik Viar Q1 yang dipamerkan selama GIIAS 2018. Kompas.com/Alsadad RudiDua sepeda motor listrik Viar Q1 yang dipamerkan selama GIIAS 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Baterai ion lithium adalah jenis baterai yang sering dipakai untuk sistem baterai isi ulang. Namun apabila diaplikasikan ke kendaraan listrik, maka kapasitas yang dibutuhkan pada baterai jenis ini juga akan semakin besar.

PT Triangle Motorindo selaku pemegang merek Viar sedang menjajaki penerapan sistem rental baterai. Direktur Marketing Triangle Sutjipto Atmodjo menyatakan, sistem rental baterai merupakan salah satu opsi yang kini tengah dikaji.

"Masih dipelajari, masih ada banyak opsi. Tapi salah satunya memang ada rencana untuk rental," kata Sutjipto di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Baca juga: Persepsi Salah Skuter Listrik Viar Q1

Pada saat penyerahan Viar Q1 kepada pihak Paspampres.ISTIMEWA Pada saat penyerahan Viar Q1 kepada pihak Paspampres.

Menurut Sutjipto, semakin besar kapasitas baterai yang digunakan, maka akan semakin tinggi pula harganya. Hal ini bisa berakibat naiknya harga motor yang dikenakan ke konsumen. Jadi dengan sistem rental ini, diharapkan harga motor yang dikenakan ke konsumen bisa ditekan.

"Karena baterai lithium motor listrik bisa 2-3 kali lebih mahal ketimbang sepeda listrik," ucap Sutjipto.

Cara yang ingin diterapkan oleh Viar ini sebenarnya juga sejalan dengan keinginan pemerintah. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menyamakan cara tersebut seperti gas elpiji kompor.

Pasalnya pemilik kendaraan yang baterainya sudah habis, hanya perlu menukarkan baterainya ke tempat pengisian ulang. Nantinya ia akan menggunakan baterai lain yang sudah terisi.

Baca juga: Gara-gara Presiden Jokowi, Viar Tertarik Bawa Q1 ke Papua

Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menganggap cara ini lebih praktis. Sebab bisa mengatasi permasalahan keterbatasan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X