Benarkah Ban Punya Masa Kedaluwarsa? - Kompas.com

Benarkah Ban Punya Masa Kedaluwarsa?

Kompas.com - 23/08/2018, 14:02 WIB
Ban Dunlop Enasave EC300  menggunakan pola tapak dan dan desain asimetris.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Ban Dunlop Enasave EC300 menggunakan pola tapak dan dan desain asimetris.


JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini ternyata masih banyak pertanyaan mengenai usia pakai atau kedaluarsa dari ban pada kendaraan. Nyatanya, baik ban sepeda motor mupun mobil ternyata tidak memiliki batas kedaluwarsa.

Manager Proving Ground Bridgestone Zulpata Zainal, menegaskan bila sampai saat ini tidak ada patokan atau aturan yang menyatakan mengenai masa pakai atau kedaluwarsa dari sebuah ban.

"Sebenarnya ban tidak memiliki masa kedaluwarsa. Sejak dari proses pembuatan, semua material dasar seperti karet alam dan karet sintetis dan 120 komponen lainnya sudah benar-benar matang, jadi tidak bisa disamakan seperti makanan yang tiga atau empat hari itu bisa basi," ucap Zulpata saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (23/8/2018).

Baca juga: Jangan Sepelekan Ban yang Sudah Gundul

Meski tak mememiliki kedaluwarsan, namun Zul menyampaikan bila ban bisa mengalami kerusakan sama dengan komponen lainnya pada kendaraan. Faktornya ada beragam, mulai dari kurangnya perawatan, sisi pemakaian, sampai dari proses penyimpanannya sendiri.

Mengenai anggapan bila setelah memasuki tiga tahun, karet ban akan mengalami pengerasan, menurut Zul, kondisi tersebut cukup wajar karena ban terus dipakai. Bukan berarti hal menandakan masa kedaluwarsa dari ban yang digunakan.

Ban Bridgestone Dueler H/T 684 digunakan sebagai ban resmi Mitsubishi Pajero Sport versi rakitan lokal.Bridgestone Indonesia Ban Bridgestone Dueler H/T 684 digunakan sebagai ban resmi Mitsubishi Pajero Sport versi rakitan lokal.
Baca juga: Ban Pecah Karena Kurang Udara, Bukan Kelebihan Udara

"Semua ban pasti begitu namanya juga digunakan, apalagi bicara soal permukaannya. Tapi meski tak memiliki kedaluwarsa, penting diketahui bila ban juga sama dengan mesin motor atau mobil, artinya bila terlalu lama disimpan dan tak digunakan atau digerakan juga bisa mempercepat usia kerusakan ban," kata Zul.

Bukan berarti ban yang sudah disimpan dan terhindar dari panas dan hujan akan lebih awet seperti ban cadangan. Zul menejelaskan, sebaik-baiknya penyimpanan dalm hal perawatan ban juga butuh bergerak atau digunakan.



Close Ads X