Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Kopling Bermasalah, 3.200 Honda CRF250R Kena "Recall"

Kompas.com - 20/08/2018, 08:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|


CALIFORNIA, KOMPAS.com - Sebanyak 3.200 unit Honda CRF250R keluaran 2018 yang sudah dipasarkan di Los Angels, Amerika Serikat, akan ditarik dari peredaran. Kampanye recall ini dilakukan akibat adanya masalah pada sistem transmisi yang bisa berdampak fatal.

Menurut keterangan resmi Honda Amerika yang dikutip dari Motorcycle.com, Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat sudah menerima 19 laporan terkait masalah kerusakan pada rumah koling.

Dari 19 laporan tersebut, dua diantara konsumen langsung mengalami kerusakan mesin. Namun sampai saat ini, Honda mengklaim tidak ada korban luka ataupun jiwa akibat masalah tersebut.

Baca juga: Honda Forza Jagoan Baru AHM di GIIAS 2018

Material mangkuk kopling yang dinilai ringkih dan mudah pecah, berpotensi merusak dan mengunci mesin. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan yang cukup besar bagi para penggunanya.

"Honda Amerika sedan melakukan safety recall untuk mengganti rumah kopling dan judder spring (ring pegas) pada semua unit CRF250R 2018. Dalam konsisi tertentu, rumah kopling dapat pecah dan memungkinkan mesin terkunci, meningkatkan risiko kecelakaan, dan bahaya kecelakaan," tulis pernyataan Honda Amerika pada siaran resminya.

Baca juga: CRF 250 L Diubah Jadi Supermoto Idaman

Honda CRF250R 2018 Honda CRF250R 2018

Semua pemilik CRF250R di Amerika Serikat akan dihubungi untuk menjalani rangkaian pergantian kedua komponen tersebut. Semua jaringan diler Honda juga sudah diinstruksikan untuk menangani masalah ini tanpa memungut biaya apapun ke konsumen.

Bila melihat dari model, CRF250R di Amerika Serika berbeda dengan yang dipasarkan di Indonesia. Perbedaan paling signifikan dari negara produksinya, bila di Indonesia dari Thailand, untuk Amerika langsung dari negara asalnya, yakni Jepang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.