Bergaya Retro, Viar Vintech Tak Perlu Dimodifikasi Lagi

Kompas.com - 14/08/2018, 18:23 WIB
Salah satu motor terbaru yang dikerkenalkan Viar Motor Indonesia pada ajang GIIAS 2018, di ICE, BSD City, Sabtu (4/7/2018). Motor ini diberi nama Vintech 200.Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu motor terbaru yang dikerkenalkan Viar Motor Indonesia pada ajang GIIAS 2018, di ICE, BSD City, Sabtu (4/7/2018). Motor ini diberi nama Vintech 200.

TANGERANG, KOMPAS.com - Produsen sepeda motor lokal Viar memperkenalkan dua produk barunya pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Keduanya masing-masing Vintech 200 dan Vintech 250. Meski berbeda kapasitas mesin, keduanya sama-sama mengusung gaya aliran motor retro.

PT Triangle Motorindo menyatakan baik Vintech 200 dan 250 adalah dua motor yang tak perlu mendapat sentuhan modifikasi lagi.

Kedua motor tersebut dihadirkan berdasarkan studi yang dilakukan bagian research and development (RnD) Viar, terhadap tren gaya aliran retro yang tengah mewabah. Semua bagian yang melekat di Vintech 200 dan 250 juga merupakan masukan dari komunitas penggemar motor retro.

"Kalau anak-anak komunitas biasanya bawa lagi ke bengkel custom. Tapi kali ini kita coba tawarkan paket lengkap. Sehingga tidak perlu dicustom lagi," kata Marketing Communication PT Triangle Motorindo Frangky Osmond saat ditemui di arena GIIAS 2018, di ICE, BSD City, Tangerang, pekan lalu.

Baca juga: Syarat Jadi Motor Retro, Simak Daftar Ubahan Ini

Salah satu motor terbaru yang dikerkenalkan Viar Motor Indonesia pada ajang GIIAS 2018, di ICE, BSD City, Sabtu (4/7/2018). Motor ini diberi nama Vintech 250.Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu motor terbaru yang dikerkenalkan Viar Motor Indonesia pada ajang GIIAS 2018, di ICE, BSD City, Sabtu (4/7/2018). Motor ini diberi nama Vintech 250.

Bentuk Vintech 200 dan Vintech 250 memang sangat kental dengan bentuk motor-motor retro yang biasa dijumpai di bengkel-bengkel custom, dari mulai pelek jari-jari, lampu headlamp model bulat hingga rangka bagian belakang yang datar. Posisi rangka ini membuat posisi tempat duduk pengemudi dan "boncenger" sama tinggi.

Tak hanya itu, lengan ayun (swing arm) keduanya juga menggunakan bentuk silinder seperti pipa. Berbeda dengan motor masa kini yang menggunakan lengan ayun bentuk persegi.

Khusus Vintech 200, suspensi bagian depan bahkan dilengkapi cover karet khas motor-motor zaman dulu. Vintech 200 juga menggunakan ban dengan model kembang klasik.

Sampai saat ini, baik Vintech 200 dan Vintech 250 belum resmi dijual. Menurut rencana, Vintech 200 akan dibanderol dengan harga Rp 22 juta, sedangkan Vintech 250 dengan Rp 29 juta.

Baca juga: Ingin Modif Motor Retro, Ini Daftar Harga Aksesorinya

"Menurut rencana akan mulai dijual sekitar Oktober atau November," ucap Frangky.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi
Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Tips N Trik

Close Ads X