Kompas.com - 09/08/2018, 07:42 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat mencoba Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018. ANDREAS LUKAS ALTOBELIPresiden Republik Indonesia Joko Widodo saat mencoba Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.
Penulis Stanly Ravel
|


TANGERANG, KOMPAS.com - Di balik peluncuran Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes) yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ajang GIIAS 2018, ternyata ada misi besar di belakangnya.

Hal ini disampaikan oleh kreator yang sekaligus Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD) Sukiat.

"Kendaraan ini berfungsi untuk membantu dan mengembangkan perekonomian perdesaan, dengan begitu usaha di desa akan lebih praktis. Selain itu, dengan AMMDes kami juga harap bisa mencegah terjadinya urbanisasi dari penduduk desa," ucap Sukiat saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurut Kiat, fonomena perekonomian di desa-desa membuat sebagain besar masyarakat untuk pindah ke kota besar. Dampak dari kondisi tersebut membuat tidak adanya regenerasi atau tenaga muda yang bisa menjadi motor penggerak di desa.

Baca juga: AMMDes Bukan Mobil, tapi Kendaraan

Padahal, bila ditunjang dengan fasilitas yang memadai perekonomian di desa bisa bergerak. Dengan begitu maka akan ada peningkatan secara ekonomi yang berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat di desa.

"Yang harusnya mereka bisa menjadi pengusaha, tapi karena tidak ada penunjan maka mereka memutuskan untuk pindah ke kota besar. Hal ini sangat disayangkan karena harusnya mereka bisa menjadi acuan roda ekonomi. Jadi jangan hanya melihat AMMDes ini dari sisi fungsi tapi juga efek lainnya," kata Sukiat.

Baca juga: Jokowi Resmi Luncurkan AMMDes, si Mobil Desa

Kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes)STANLY RAVEL Kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes)

Lebih lanjut Kiat menambahkan, bahwa keberhasilan mewujudkan AMMDes diharapkan bisa berguna mengembalikan Indonesia sebagai bangsa yang berswasembada pangan, meningkatkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan usaha bagi masyarakat perdesaan.

"Dengan begitu bisa memberikan dampak pengurangan urbanisasi serta mobilitas penduduk dari desa ke kota," ujar Kiat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X