Penutupan 19 Pintu Tol Masih Tunggu Simulasi Akhir

Kompas.com - 30/07/2018, 11:02 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan yang melintas saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan yang melintas saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Selain ganjil genap, penutupan beberapa ruas pintu tol juga akan dilakukan. Rencananya akan ada 19 pintu tol yang ditutup atas usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang terkait rute keberangkatan dari wisma atlet ke venue dan sebaliknya.

Namun demikian, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, mengatakan rencana penutupan tersebut akan menunggu hasil akhir evaluasi dari semua stakeholder.

"Memang kami usulkan penutupan permanen pada jam-jam tertentu, tapi kondisi penerapanya akan dievaluasi setelah kami melakukan simulasi terakhir bersama Dirlantas dan Dinas Perhubungan (Dishub) besok (31/7/2018)," ucap Bambang saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (30/7/2018).

Baca : Pelanggar Ganjil-Genap Baru Bisa Ditilang Jika Ada Pergub

Menurut Bambang, simulasi terakhir mengantar rombongan atlet menuju venue dan kembali ke wiswa akan dilakukan dengan metode rombongan yang lebih panjang. Hasil tempuh dari masing-masing tujuan akan menentukan perlu atau tidak penutupan ke-19 pintu tol tersebut.

Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.MAULANA MAHARDHIKA Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018). Uji coba yang dilakukan setiap hari Senin-Jumat kecuali hari libur nasional tersebut dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB diharapkan dapat mengurai kemacetan.

Sebelumnya, Bambang menjelaskan penutupan pintu tol bertujuan mendukung kebijakan perluasan gajil genap di jalan arteri karena masuk dalam satu bagian dalam paket kebijakan rekayasa lalu lintas.

Proses penutupan permanan perlu dilakukan mengingat frekuensi pergerakan atlet dan offical akan sangat tinggi, belum lagi ditambah dengan masyarakat yang akan menonton, supporter, dan wisatawan asing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fokus penutupan pintu tol secara permanen akan berada di rute Wisma Atlet di Kemayoran sampai venue pertandingan yang ada di kawasan Cibubur, Velodrome, dan Gelora Bung Karno (GBK). Pola penerapannya dibagi dua, yakni saat pagi hari dan sore hari.

Baca : Asian Games jadi Momentum Warga Beralih ke Transportasi Umum

"Hampir 1.500 atlet akan hilir mudik setiap hari dari wisma ke venue-venue, seperti diketahui standar waktu tempuh yang diminta penyelenggara tidak lebih dari 30 menit baik dari wisma ke venue atau antar venue. Ini tentu butuh pengaturan ekstra tidak hanya menjamin kelancaran tapi juga keselamatan," ucap Bambang.

Berikut rencana titik penerapan penutupan 19 pintu tol ;

Pukul 06.00-17.00 WIB
- Ancol Barat
- Jembatan Tiga 1
- Angke 2
- Tanjung Duren
- Off Ramp RS Harapan Kita
- Slipi 2
- Podomoro
- Rawamangun
- Pedati
- TMII

Pukul 12.00-21.00 WIB
- Gedong Panjang 2
- Jembatan Tiga
- Angke 1
- Jelembar 1
- Slipi 1
- Sunter
- Jatinegara
- Kebon Nanas
- TMII



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X