Makassar dalam Proses Mematangkan Kultur Modifikasi

Kompas.com - 29/07/2018, 12:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Perkembangan tren modifikasi sepeda motor di setiap daerah berbeda-beda tentunya. Sejauh ini seolah yang ramai hanya pulau Jawa saja, tapi kalau mau membuka mata ternyata wilayah lainnya sudah mulai menjamur.

Makassar salah satunya, yang sudah dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan Honda Modif Contest (HMC). Andy Wijaya, Senior Manager Marketing Communication Astra Honda Motor (AHM) juga mengakui, kalau pecinta modifikasi di Makassar memang terus berkembang.

Populasi pemilik kendaraan yang bergabung atau membentuk komunitas juga sedang massif. Sehingga kultur motor bukan hanya sebagai moda transportasi, tapi juga ekspresi seni semakin dianut sebagian biker.

Hidayat Priyo Wibowo, builder dari Retro Syndicate yang juga menjadi juri dalam ajang HMC 2018, mengaku juga sudah memantau perkembangan dari dunia modifikasi Makassar.

Baca juga: Besok Kontes Modifikasi Motor Honda Sambangi Makassar

Motor yang menggnakan rangka sepeda di HMC 2018, Makassar.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Motor yang menggnakan rangka sepeda di HMC 2018, Makassar.

“Kemajuannya luar bisa, jika dahulu mungkin tahapannya memancing mereka (pemodifikasi) mau unjuk gigi dan keluar buat memperlihatkan karyanya, dan membentuk mental. Kali ini mereka lebih percaya diri lagi,” ujar Hidayat, Sabtu (27/7/2018).

Lebih dari itu, melihat dari sudut pandang juri, dirinya menyebut tahun ini sudah naik level. Mulai dari konsep yang sudah semakin dieksplorasi, berfikir out of the box dan without a box, dan semua dikerjakan sampai tuntas.

“Terus terang, dari 175 peserta dan setiap kelasnya terisi rata, dan cukup kompetitif. Kemajuan di Makassar ini, membuat dunia modifikasi tidak Java Centris lagi, tidak Jawa lagi,” ujar Hidayat.

“Jadi geliatnya sudah semakin hidup, budayanya sudah mulai terbentuk. Tidak sedikit juga yang sudah mengerti cikal bakal membangun prototipe motor, di mana memang itu yang mereka kerjakan membangun model baru,” ujar Hidayat.

Lebih dari itu, kata Hidayat, lebih asiknya lagi para pemodifikasi dari Makassar dan sekitarnya sampai Ambon, para builder sudah tidak asal dalam memodifikasi.

"Jadi tidak hanya bentuknya bagus tapi juga fungsional, dan unsur-unsur mekanikalnya terpenuhi,” ujar Hidayat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.