Toyota Bertekad Jual "Fuel Cell" Jadi Lebih Murah

Kompas.com - 27/07/2018, 07:22 WIB
Toyota Mirai GIIAS 2016Stanly/Otomania Toyota Mirai GIIAS 2016

AICHI, KOMPAS.com - Toyota Motor berencana menggandakan investasinya pada kendaraan fuel cell atau berbahan bakar hidrogen (FCV/ Fuel Cell Vehicle), dengan memperluas produksi untuk membangun skala ekonomi.

Mereka akan mendorong pengembangan teknologi FCV untuk produksi massal, dari segmen SUV sampai ke kategori kendaraaan komersial, seperti bus dan truk, mengutip Reuters, Kamis (26/7/2018). Toyota saat ini sedang bekerja untuk mengeluarkan generasi baru FCV Mirai (FCV), pada awal 2020.

Produsen asal Jepang tersebut juga berharap bisa membuktikan, kalau para pesaingnya dari produsen mobil dan pakar industri, yang sebagian besar berpendapat negatif dan FCV tidak layak secara komersial, adalah salah.

Toyota, yang memperkenalkan mobil ramah lingkungan hibrida berbahan bakar bensin (Prius) untuk produksi massal pertama di dunia pada 1990-an  menyebut, bisa mempopulerkan FCV secara bertahap dengan membuat mereka lebih murah di pasaran.

Baca juga: Menperin Sebut Indonesia Punya Potensi Produksi Hidrogen

Toyota Mirai VS Toyota Clarity.Carscoops Toyota Mirai VS Toyota Clarity.

"Kami akan beralih dari produksi terbatas ke produksi massal, mengurangi jumlah material mahal seperti platinum yang digunakan dalam komponen FCV, dan membuat sistem lebih kompak dan kuat," kata Yoshikazu Tanaka, Chief Engineer Mirai.

Ini merupakan batu lompatan untuk memperkenalkan model FCV selanjutnya, mulai dari jajaran SUV, truk pikap, bahkan sampai kendaraan komersial besar yang diperkirakan bakal dimulai pada 2025.

Saat ini rancangan prototipe FCV untuk mobil pengiriman kecil dan truk transportasi besar, berdasarkan model yang sudah ada di pasar.

"Kami akan menggunakan banyak bagian dari mobil penumpang yang ada, dan model lain yang memungkinkan untuk truk FCV. Jika tidak melangkah, kami tidak akan melihat manfaat dari produksi massal tersebut,” ujar Ikuo Ota, Manager of New Business Planning untuk proyek FCV Toyota.

Seperti sudah banyak diutarakan, hidrogen menjadi unsur paling melimpah di alam semesta, dan menyimpan lebih banyak energi daripada baterai dengan berat yang setara. Indonesia menjadi salah satu wilayah yang berpotensi besar menghasilkan banyak hidrogen.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X