Soal Ricuh Data Jualan Mobil, Ini Kata BMW Indonesia

Kompas.com - 20/07/2018, 07:02 WIB
Booth BMW Group di IIMS 2018 dok.BMWBooth BMW Group di IIMS 2018

JAKARTA, KOMPAS.com –  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sempat mengeluarkan pernyataan, meminta untuk Agen Pemegang Merek (APM) otomotif dalam negeri, tak lagi serahkan data penjualan dan produksi ke asosiasi.

Sebelum ini, sudah ada merek Mercedes Benz yang kena kartu merah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), lantaran tak mau lagi menyerahkan data penjualannya ke asosiasi.

Kemudian, diikuti oleh merek asal Korea Selatan Kia, yang juga selama tiga bulan tak menyerahkan data penjualannya. Jadi untuk sementara mereka sudah tak lagi menjadi anggota Gaikindo.

Baca juga: BMW Indonesia Tumbuh Dua Digit di Semester I/2018

Logo Mercedes-Benz.FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Logo Mercedes-Benz.

Menanggapi permintaan KPPU tersebut, merek asal Jerman BMW, mereka nampaknya tak mau terlibat dan diseret-seret dalam ricuh data. Secara normatif, BMW Indonesia menyebut mereka hanya mematuhi dan mengikuti aturan yang berlaku saja.

“Arahan dari BMW Jerman adalah mengikuti peraturan yang ada di negara di mana kami beroperasi. Karenanya setiap negara pasti berbeda regulasinya. Pasti, apapun peraturanya kami ikuti. Jika peraturannya tidak memberikan data akan kami ikuti,” ujar Jodie O'tania, Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Rabu (18/7/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jodie mengaku, sampai saat ini pihaknya masih belum mendapat informasi terbaru dari Gaikindo, maupun KPPU, menyoal data tersebut.

“Sampai saat ini belum ada informasi terbaru, tapi yang pasti kami akan memenuhi peraturan yang ada. KPPU juga tidak menghubungi,” tutur Jodie.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.