Tengok Penjualan “MPV Sejuta Umat” Januari-Mei 2018

Kompas.com - 04/07/2018, 09:02 WIB
Mitsubishi Xpander. IstimewaMitsubishi Xpander.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasar wholesales di segmen “ MPV Sejuta Umat”, masih dikuasai oleh Xpander. Model besutan Mitsubishi ini belum bergerak dari posisi puncak, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo).

Secara keseluruhan, pada periode Januari-Mei 2018 segmen ini berhasil mencapai angka 119.983 unit, tau mengalami kenaikan 5,18 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlahnya sebesar 114.079 unit.

Menempati posisi pertama di kelasnya pengiriman Xpander ke dealer pada lima bulan pertama 2018, jumlahnya sebanyak 36.670 unit, dengan penguasaan pasar sampai 30,56 persen.

Saat ini Xpander masih menjadi primadona, dan masih menikmati manisnya segmen mayoritas di dalam negeri.

Wholesales MPV Sejuta Umat Januari-Mei 2018 (diolah dari data Gaikindo).KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Wholesales MPV Sejuta Umat Januari-Mei 2018 (diolah dari data Gaikindo).

Kemudian pada posisi kedua, ada Avanza dengan perolehan  34.810 unit, menempel ketat di belakang Xpander. Salah satu MPV andalan Toyota ini mendapat jatah pasar sebesar 29,01 persen.

Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda kalau pemimpin pasar otomotif dalam negeri itu, akan menyegarkan atau mengeluarkan generasi baru Avanza, untuk bisa kembali merebut lagi posisi puncak klasemen.

Lalu ditempat ketiga ada Ertiga yang baru saja kedatangan generasi barunya, dengan ubahan cukup signifikan. Jagoan Suzuki ini berhasil mencapai  16.101 unit dengan market share di angka 13,42 persen.

Posisi keempat dan kelima berturut-turut ada Daiahtsu Xenia  14.640 unit (12,20 persen), serta Mobilio  10.415 unit dengan pangsa pasar 8,68 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X