Mau Modifikasi, Ini Tips dan Triknya agar Tak Tersesat - Kompas.com

Mau Modifikasi, Ini Tips dan Triknya agar Tak Tersesat

Kompas.com - 03/07/2018, 10:02 WIB
Modifikasi Honda Rebel 300 garapan CHarlie PuthHonda Modifikasi Honda Rebel 300 garapan CHarlie Puth

JAKARTA, KOMPAS.com – Modifikasi bukan hal aneh di dunia otomotif khususnya roda dua. Ubahan-ubahan dilakukan pemilik motor, bisa jadi karena hobi, ingin tampil beda dibanding versi pabrikan, atau ada juga alasan-alasan lainnya.

Namun, ada beberapa yang perlu diperhatikan ketika akan modifikasi, agar tidak melanggar aturan hukum, nyaman dikendarai, tidak buang uang sia-sia, dan juga tak menggugurkan garansinya.

Agus Sigit Wicaksono, PIC Community Development Wahana mengatakan, modifikasi biasanya ingin tampil berbeda dan miliki ciri khusus yang mewakili karakter pemilik.

Tips dan trik pertama menurutnya, sesuaikan jenis motor dengan modifikasi, seperti tidak mengganti ban standar motor sport dengan ban yang kecil.

Baca juga: Wahana Tularkan Ilmu Modifikasi ke Komunitas

Motor Royal Endfield modifikasi Royal Endfield dengan nama Lock StockRoyal Enfield Motor Royal Endfield modifikasi Royal Endfield dengan nama Lock Stock

Kedua, jangan mengganti standar warna lampu, dan tidak diperkenankan menggunakan strobo yang hanya bisa digunakan oleh aparat tertentu.

Ketiga, melihat beragam referensi modifikasi yang sama dengan motor yang kita miliki, atau konsultasi dengan yang berpengalaman

Keempat, sesuaikan modifikasi dengan kebutuhan, seperti penggunaan boks.

Kemudian Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana mengingatkan, seluruh motor yang dibuat telah diuji dan memiliki standar keamanan, bagi pengendara dan pengguna jalan yang lain.

Presiden Joko Widodo menaiki salah satu sepeda motor Honda CB 125 lawas yang dipamerkan di stan Increase saat berlangsungnya hari pertama pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Motor yang dimodifikasi bergaya caferacer merupakan milik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming.Kompas.com/Alsadad Rudi Presiden Joko Widodo menaiki salah satu sepeda motor Honda CB 125 lawas yang dipamerkan di stan Increase saat berlangsungnya hari pertama pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Motor yang dimodifikasi bergaya caferacer merupakan milik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming.

“Jadi perlu diingat juga, jangan merubah bagian vital pada kendaraan yang dapat membahayakan pengendara dan pengguna jalan lainnya,” ujar Sani kepada KOMPAS.com, Senin (2/7/2018).

“Perhatikan penggantian ban, ban kecil sangat beresiko untuk jalanan menikung karena tapak ban kecil. Tidak mengganti warna lampu, karena lampu merupakan satu alat komunikasi antar pengendara dijalan raya,” ucap Sani.

Lebih lanjut lagi, Venus Adha, Head of Technical Training and Quality Assurance Development Wahan menyebutkan, beberapa bagian yang bisa menggugurkan garansi.

“Modifikasi yang tidak menggugurkan garansi, yaitu sepanjang tidak melakukan modifikasi pada sistem kelistrikan, bagian mesin dan sistem rangka,” ujar Venus.


Komentar
Close Ads X