BBM Sampah Plastik Belum Cocok untuk Motor 4-Tak

Kompas.com - 01/07/2018, 10:35 WIB
Dimas Bagus Widjanarko saat ditemui di Gudang Sarinah Ekosistem, Pancoran, Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Tampak Dimas tengah menuangkan bahan bakakr minyak hasil dari pengolahan sampah plastik ke Vespa Super yang akan digunakannya touring Jakarta-Bali. Kompas.com/Alsadad RudiDimas Bagus Widjanarko saat ditemui di Gudang Sarinah Ekosistem, Pancoran, Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Tampak Dimas tengah menuangkan bahan bakakr minyak hasil dari pengolahan sampah plastik ke Vespa Super yang akan digunakannya touring Jakarta-Bali.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bahan bakar minyak (BBM) dari sampah plastik yang dikembangkan organisasi pecinta lingkungan Gerakan Tarik Plastik (Get Plastic), ternyata belum cocok digunakan untuk sepeda motor bermesin 4-Tak.

Anggota Get Plastic, Dimas Bagus Widjanarko mengaku pernah menguji coba menggunakan Premium hasil pengolahan sampah plastik untuk sepeda motor 4-Tak. Hasilnya tarikan terasa berat.

Premium yang diolah dari sampah plastik tersebut diketahui hanya memiliki kadar oktan 82, atau lebih rendah dari kadar oktan Premium Pertamina yang mencapai 88.

Baca juga: Pakai Vespa Ber-BBM Sampah Plastik, Pria Ini Siap Jelajahi Jawa-Bali

"Mungkin karena kadar oktannya rendah, jadi tarikannya kalau digunakan ke motor 4-Tak terasa berat," kata Dimas kepada Kompas.com, Selasa (26/6/2018).

Vespa lawas yang digunakan Dimas dalam perjalanan touring Jakarta-Bali dengan bahan bakar sampah plastikDimas Bagus WIdjanarko Vespa lawas yang digunakan Dimas dalam perjalanan touring Jakarta-Bali dengan bahan bakar sampah plastik

Kondisi berbeda disebut Dimas tak berlaku untuk motor 2-Tak, contohnya seperti Vespa Super tahun 1977 yang digunakannya untuk touring Jakarta-Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat diuji coba ke Vespa miliknya, Dimas menyebut tarikan motor tak terlalu mengalami perubahan.

Terbukti, Dimas masih bisa menempuh jarak ribuan kilometer. Sampai sejauh ini, ia dilaporkan sudah berada di Banyuwangi.

Baca juga: Butuh Ratusan Kilogram Sampah Plastik untuk Touring Jakarta-Bali

Get Plastic Seri 7, Mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar temuan Dimas Agus Wijanarko.KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Get Plastic Seri 7, Mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar temuan Dimas Agus Wijanarko.

Demi melanjutkan misi mengatasi permasalahan sampah plastik, Dimas menyebut sampai saat ini pihaknya masih terus berupaya mengembangkan alat pengolahan minyak, agar nantinya bisa menghasilkan BBM dengan kadar oktan minimal setara Premium Pertamina.

Tujuannya agar alat tersebut berguna untuk semua masyarakat yang kini lebih banyak menggunakan motor 4-Tak.

Pengembangan masih berbasis alat yang ada saat ini.

Baca juga: Jika Tiap Rumah Ada Alat Ini, Masalah BBM dan Sampah Bisa Diatasi

"Kalau alatnya canggih BBM yang dihasilan dari sampah plastik kadarnya bisa minimal RON 88," ucap Dimas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.