Toyota Mau Perbanyak Pengiriman Rush Terbaru

Kompas.com - 28/06/2018, 16:42 WIB
Toyota All New Rush dok TAMToyota All New Rush

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsumen yang membeli Toyota Rush generasi kedua, harus antre sekitar dua hingga tiga bulan. Kondisi itu terjadi karena permintaan cukup tinggi, dan tidak sesuai dengan kapasitas produksi.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjorpranoto menjelaskan, akan selalu berusaha untuk memperpendek masa tunggu alias inden konsumen terhadap Rush. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas produksi.

"Mulai Juli kita akan perbanyak, mungkin sekitar 5.000 hingga 6.000 unit per bulannya," ujar pria yang akrab disapa Soerjo, pekan lalu, di kawasan Jakarta Pusat.

Baca juga: Uji Tabrak Toyota All-New Rush Bintang Lima

Jumlah tersebut, lanjut dia belum termasuk produksi untuk pasar ekspor ke beberapa negara di dunia. Kuota domestik serta ekspor bisa mencapai 10.000 unit per bulan.

"Dengan begitu konsumen tidak harus menunggu lama lagi. Karena tidak bagus juga konsumen menunggu terlalu lama seperti itu," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Toyota All New Rush meluncur tanpa hargaFebri Ardhani/KompasOtomotif Toyota All New Rush meluncur tanpa harga

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesales (pabrik ke diler) SUV kelas bawah itu sudah terjual 14.944 unit atau per bulan rata-rata di atas 3.000-an unit.

"Prediksi saya permintaan juga akan terus meningkat, mengingat antusias masyarakat pada Rush terbaru itu cukup tinggi sekali di semua daerah," ujar Soerjo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.