Jumlah Pebalap MotoGP 2019 Bisa Berkurang

Kompas.com - 22/06/2018, 12:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Krisis manajemen pada tim Marc VDS dan belum resminya tim satelit Yamaha, bisa membuat MotoGP musim depan dimulai dengan lebih sedikit pebalap. Saat ini MotoGP diikuti 24 pebalap, musim depan ada kemungkinan hanya 22 pebalap.

Marc VDS yang selama ini bekerja sebagai tim satelit Honda sedang bermasalah. Bos tim Marc VDS, Michael Barthelomy, memutuskan keluar setelah bergesekan dengan pemilik, Michael van der Straten. Bila Marc VDS absen musim depan, kuota pebalap bakal berkurang.

Pebalap Yamaha Tech3 Johann Zarco.MOTORSPORT.com Pebalap Yamaha Tech3 Johann Zarco.

Kemungkinan 22 pebalap di grid MotoGP 2019 juga datang dari belum jelasnya tim satelit Yamaha. Tim balap satelit Yamaha saat ini, Tech 3, pindah ke KTM mulai musim depan.

Sebelumnya sempat ada kabar, Yamaha ingin menggandeng Marc VDS sebagai tim satelit. Namun rencana itu kemungkinan gagal karena masalah internal Marc VDS.

Yamaha punya opsi lain dengan dukungan sponsor dari Malaysia, Petronas dan Sirkuit Sepang, buat membentuk tim satelit baru. Tadinya mereka sempat ingin merekrut Jorge Lorenzo (Ducati). Namun Lorenzo resmi geser ke Honda.

Sekarang ada peluang menggandeng Dani Pedrosa (Honda) ataupun pebalap Marc VDS saat ini Franco Morbidelli.

Baca juga: Bos Yamaha Kirim Kode Keras buat Pedrosa

“Situasinya saat ini belum terkonfirmasi tapi saya bisa bilang pembicaraan sedang berjalan sangat baik,” jawab bos tim Yamaha MotoGP Lin Jarvis soal perkembangan tim satelit Yamaha, motorsport.com.

Selain masuk ke MotoGP lewat Yamaha, Petronas dan Sirkuit Sepang juga memiliki beberapa pilihan lain. Di antaranya bekerja sama dengan tim satelit Ducati, Angel Nieto, atau berdiri sendiri dengan membeli aset Marc VDS.

Semua kemungkinan itu ujung-ujungnya bikin jumlah pebalap MotoGP musim depan berkurang. Hal itu membuka peluang masuk tim baru, misalnya dari manajemen Valentino Rossi, VR46, yang saat ini sudah berkompetisi di Moto2 dan Moto3.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.