Perhatikan Ini Saat Bertemu Kendaraan Besar di Jalur Mudik

Kompas.com - 13/06/2018, 17:45 WIB
Kepadatan kendaraan pemudik jelang memasuki rest area Tol  Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). Jalan tol tersebut merupakan tol fungsional yang dibuka selama 24 jam hingga H+ 7 Lebaran. MAULANA MAHARDHIKAKepadatan kendaraan pemudik jelang memasuki rest area Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). Jalan tol tersebut merupakan tol fungsional yang dibuka selama 24 jam hingga H+ 7 Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara saat musim mudik harus selalu memperhatikan kondisi keselamatan di jalan. Terlebih bepergian dengan ribuan kendaraan lain menuju tempat yang sama membuat kemungkinan terjadi kecelakaan semakin besar.

Tidak terkecuali dengan kendaraan-kendaraan berukuran besar. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan penumpang dengan kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus penumpang kerap terjadi saat kesibukan mudik.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengungkapkan, pengemudi kendaraan kecil baiknya selalu meningkatkan kewaspadaan saat berdekatan dengan kendaraan besar.

"Kalau bisa hindari terlalu dekat dengan kendaraan besar. Baiknya segera mendahului lalu menjauh atau kalau kendaraan besar tersebut melaju kencang, seperti bus malam, biarkan dia lewat," ucap Sony saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Jangan Lupa, Mobil Start-Stop Saat Mudik Punya Faktor Idling

Sony melihat kecelakaan yang kerap terjadi biasanya akibat posisi kendaraan kecil yang kebetulan berada di dekat kendaraan besar. Tanpa melihat kesalahan pengemudi kendaraan besar, pengemudi kendaraan kecil juga harus melihat kondisi sekeliling kendaraannya.

Sony mengungkapkan posisi terbaik dengan kendaraan besar berada di bagian belakang. Bila berada di bagian depan kerap menjadi korban dari ketidak siapan kendaraan besar atau pengemudi kendaraan besar yang ceroboh.

"Berada di belakang juga membuat kita bisa melihat dan menilai kondisi jarak aman. Kadang bus dan truk punya distribusi beban yang tidak merata sehingga rentan rem blong bahkan terguling. Ini yang membuat baiknya kita menghindar bila dekat kendaraan besar," ucap Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X