Hardtop Warga Bromo Jadi Incaran Kolektor

Kompas.com - 13/06/2018, 04:57 WIB
Toyota Land Cruiser Hardtop milik salah seorang warga Ngadisari, salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo. Kompas.com/Alsadad RudiToyota Land Cruiser Hardtop milik salah seorang warga Ngadisari, salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.
Penulis Alsadad Rudi
|

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Kawasan pedesaan di sekitar Gunung Bromo sangat identik dengan Toyota FJ40 Land Cruiser.

Cukup banyak warga setempat yang memiliki mobil "off-road" yang dikenal dengan julukan Hardtop ini.

Hardtop jadi salah satu sumber mata pencarian warga setempat. Sebab kendaraan ini digunakan sebagai angkutan pengantar wisatawan yang ingin mencapai kaldera Gunung Bromo.

Cukup banyaknya Hartop di Bromo ternyata menjadi incaran para kolektor mobil tua.

Para pemilik mengaku cukup sering didatangi kolektor yang berani membeli mobil tersebut dengan harga relatif mahal.

Baca juga: Mantan Dirjen Hubla Pilih Pakai Hardtop Ketimbang Mobil Mewah

Musribut, salah seorang warga Ngadisari tampak sedang memperbaiki mobil Toyota Land Cruiser Hardtop miliknya. Ngadisari adalah salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.Kompas.com/Alsadad Rudi Musribut, salah seorang warga Ngadisari tampak sedang memperbaiki mobil Toyota Land Cruiser Hardtop miliknya. Ngadisari adalah salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.

Salah satunyanya adalah Santoso (64), seorang warga Desa Ngadisari, salah satu desa yang berlokasi di sekitar kaldera Bromo.

Santoso memiliki Hardtop lansiran tahun 1976 yang mulai dimilikinya tahun 1994. Saat itu, Santoso membeli dari seorang kerabatnya hanya dengan uang Rp 6 juta.

Namun kini, Santoso mengaku sudah beberapa kali didatangi orang yang ingin membeli mobilnya dengan tawaran mencapai kisaran Rp 80 juta hingga Rp 100 juta.

Santoso masih enggan melepas mobilnya. Karena khawatir tidak bisa lagi mendapatkan penggantinya.

Baca juga: ?Cucu Toyota Hardtop Terbaru Sudah Punya Nama

"Kalau saya jual nanti saya cari makan pakai apa," kata Santoso saat ditemui Kompas.com, Rabu (6/6/2018).

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X