Wuling Sambut Standar Emisi Euro IV

Kompas.com - 06/06/2018, 14:42 WIB
Pekerja melakukan perakitan mobil wuling di Pabrik Wuling Motors, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Pabrik seluas 60 hektar yang terdiri dari pabrik manufaktur dan supplier park mampu memproduksi 120.000 unit kendaraan pertahun. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPekerja melakukan perakitan mobil wuling di Pabrik Wuling Motors, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Pabrik seluas 60 hektar yang terdiri dari pabrik manufaktur dan supplier park mampu memproduksi 120.000 unit kendaraan pertahun.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Semua produsen otomotif di Indonesia menyambut baik rencana pemerintah yang akan meningkatkan standar emisi gas buang dari Euro II, beralih menjadi Euro IV. Salah satunya, yaitu Wuling Motors.

Merek otomotif asal China yang punya pabrik perakitan di Indonesia itu, mengaku sama sekali tidak ada masalah dengan aturan itu.

Bahkan menurut Dian Asmahani, Brand Manager SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) dari sisi pabrik sudah sangat siap.

"Paling penting apapun regulasinya dari pemerintah, kami ikut dan kami siap," kata Dian di sela-sela acara buka puasa bersama media di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam.

Baca juga: Harga Mobil Toyota Ikut Naik Ketika Sudah Euro IV

Dian menjelaskan, untuk Confero dan Cortez yang sudah dipasarkan di Indonesia sejak beberapa waktu lalu, masih mengikuti aturan lama, yaitu mengadopsi Euro II. Bukan hanya itu, dari kesiapan pabrik juga nanti akan ada penyesuaian ketika mulai memproduksi mobil Euro IV.

"Tim produk sudah ditangani semua. Jadi, ketika regulasi itu diketok palu, kami akan mengikuti dan langsung diterapkan kepada dua model kami," ujar Dian.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X