Jualan Mazda Melonjak 200 Persen, EMI Sebut Masih Kurang

Kompas.com - 25/05/2018, 15:05 WIB
Seorang sales promotion gilr (SPG) memperkenalkan salah satu produk andalan Mazda di stan Eurokars Motor Indonesia saat hari pertama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSeorang sales promotion gilr (SPG) memperkenalkan salah satu produk andalan Mazda di stan Eurokars Motor Indonesia saat hari pertama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Jakarta, KOMPAS.com –  PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) agen pemegang merek Mazda di Indonesia, berhasil menggandakan penjualan retailnya periode Januari-April 2018.  Berdasarkan data yang dihimpun dari EMI, lonjakannya sampai 208,13 persen.

Angka kenaikan ini terbilang sangat signifikan, di mana pada tahun sebelumnya periode yang sama hanya terjual 640 unit, sedangkanya empat bulan 2018 ini mencapai 1.972 unit.

Meski begitu, Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur EMI menuturkan, kalau hasil tersebut masih belum sesuai dengan harapannya. Walaupun memang angkanya tidak terkoreksi jauh, dan dianggap kecil.

“Itu sedikit di bawah ekspektasi karena ada keterlambatan di dalam supply. Sedikit lah, paling hanya 4 persen sampai 5 persen saja,” ujar Roy, Rabu (23/5/2018).

Baca juga: Servis Mobil Mazda Sebelum Dipakai Mudik

 Retail sales Mazda Januari-April 2018 (diolah dari data EMI).KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Retail sales Mazda Januari-April 2018 (diolah dari data EMI).

Roy sedikit mengungkapkan penyebab dari penurunan tersebut, salah satunya karena keterlambatan dalam supply, salah satunya untuk produk CX-9.

“CX-9 targetnya sekian tapi yang datang lebih sedikit. Namun harapan saya, kami akan tetap mengejar kalau diberikan approval tambahan (dari kuota CX-9 yang diberikan saat ini),” ucap Roy.

Namun, angka tersebut masih belum membuat Mazda besar kepala, mereka masih mengakui kalau market mereka di Indonesia masih kecil, dibanding dengan negara tetangga lainnya. Meski begitu, Indonesia disebut sebagai pasar yang potensial.

“Jujur masih kecil dari semuanya, tapi karena mereka melihat di sini masih berkembang dan Eurokars baru ambil alih dari tahun lalu, Jepang memprioritaskan untuk mendukung Indonesia,” kata Roy.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X