Pastikan Punya Bekal Ini, Ketika Mau Jadi Biker Berkualitas - Kompas.com

Pastikan Punya Bekal Ini, Ketika Mau Jadi Biker Berkualitas

Kompas.com - 22/05/2018, 16:45 WIB
Kegiatan safety riding salah satunya melatih keseimbangan.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Kegiatan safety riding salah satunya melatih keseimbangan.

Jakarta, KOMPAS.com – Pengguna sepeda motor di Indonesia jumlahnya cukup besar, atau peringkat ketiga setelah China dan India. Namun, dari segi kualitas pengemudinya tak dipungkiri masih belum cukup baik.

Masih banyak yang belum memiliki keterampilan mumpuni buat berkendara di jalan, ditambah lagi nihil pengetahuan soal safety riding dan aturan lalu lintas. Hasilnya dari total kecelakaan yang terjadi di jalanan, sekitar 70 persennya disumbang dari sepeda motor.

Menjadi biker yang berkualitas, setidaknya harus punya bekal-bekal dasar sebelum turun ke jalan raya, seperti yang dikatakan oleh Siswanto, Instruktur Safety Riding Honda Wahana

“Menghawatirkan adalah kurangnya keterampilan berkendara di mana itu yang paling utama. Karena memang banyak biker yang belajar berkendara saat otodidak,” ucap Siswanto, Sabtu (12/5/2018)

Baca juga: Komunitas GSX Kampanye Safety Riding? Hingga Kendari?Kolaka

Duta Safety Riding melakukan praktik safety riding pada zona praktik di SMK Mitra Industri MM2100.ISTIMEWA Duta Safety Riding melakukan praktik safety riding pada zona praktik di SMK Mitra Industri MM2100.

Siswanto menyebutkan kemampuan dasar yang wajib dimiliki sebelum menunggangi sepeda motor di jalan raya adalah keseimbangan. Kemampuan ini bisa menghindari biker dari kecelakaan atau hal buruk lainnya.

“Jika keseimbangan bagus, maka ketika berkendara di jalan pasti aman. Pasalnya keseimbangan itu mencegah kita untuk jatuh. Selain latihan, meningkatkan keseimbangan tubuh di atas motor kita harus rileks,” ucap Siswanto.

Kemudian, Siswanto melanjutkan, keterampilan dasar selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara melakukan pengereman. Kemudian setelah itu bagamaimana mengatur buka tutup gas.

Tak ketinggalan juga, untuk mencari pengetahuan soal aturan-aturan lalu lintas. Tentu saja, supaya tidak ada rambu yang dilanggar, di mana efek negatifnya adalah bisa terlibat kecelakaan yang konsekuensi terberatnya kehilangan nyawa.


Close Ads X