"Korban" Usaha Daihatsu Naikan Produksi Terios-Rush - Kompas.com

"Korban" Usaha Daihatsu Naikan Produksi Terios-Rush

Kompas.com - 18/05/2018, 16:02 WIB
Pikap Daihatsu Hi-Max dibuat dengan konsep jualan buahFebri Ardani/KompasOtomotif Pikap Daihatsu Hi-Max dibuat dengan konsep jualan buah

JAKARTA, KOMPAS.com – Rupanya "korban terencana" dari upaya Astra Daihatsu Motor (ADM) meningkatkan produksi Terios dan Rush pada tahun ini. Pengembangan buat kedua model itu ternyata memakai jalur produksi pikap super kecil Hi-Max.

Situasinya saat ini, Terios-Rush diburu banyak orang. Salah satu alasannya karena harga kedua model itu tidak berubah dari model lama padahal statusnya sekarang generasi baru.

Terlalu banyak permintaan, tapi produksi Terios-Rush di pabrik ADM di Sunter, Jakarta Utara, tidak mencukupi. Pada April lalu, Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra menjelaskan inden Terios mencapai 2-3 bulan, sedangkan Rush indennya diketahui sampai empat bulan.

“Terios-Rush inden panjang, jadi kami tambah kapasitas dengan memakai jalur dan fasilitas Hi-Max,” jelas Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM, kepada KOMPAS.com, Kamis (17/52018).

Test Drive Daihatsu Terios di Padang.Istimewa Test Drive Daihatsu Terios di Padang.

Efeknya sudah kelihatan dari data wholesales Gaikindo, pada empat bulan awal tahun ini penjualan Terios-Rush “meledak”. Sedangkan hasil Hi-Max banyak bolongnya.

Selama empat bulan tahun ini Terios terjual 9.003 unit, naik dari periode yang sama pada 2017 sebesar 4.686 unit. Pada perbandingan yang sama, Rush tahun ini 14.944 unit dan tahun lalu 8.107 unit.

Baca juga: Target Daihatsu Hi-Max Cuma 250 Unit

Mungkin bisa dipahami mengapa ADM memutuskan mengorbankan Hi-Max untuk Terios-Rush. Penjualan pikap bermesin 1.0L seperti Ayla itu memang tidak pernah bagus sejak meluncur pada 2016.

Selama empat bulan tahun ini, Hi-Max cuma terjual pada Maret, itupun hanya 85 unit. Pada empat bulan 2017, penjualannya juga hanya 160 unit.


Komentar
Close Ads X